TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (462kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40587-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (749kB)
Abstract
Perkembangan teknologi digital menjadikan ruang virtual tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial bagi Generasi Z. Salah satu platform yang digunakan adalah Roblox, di mana pengguna dapat membangun pertemanan virtual serta menampilkan identitas tertentu melalui avatar, nama pengguna, dan cara berkomunikasi. Dalam interaksi tersebut muncul fenomena online identity masking, yaitu praktik mengelola, menyembunyikan, atau mengubah identitas diri di ruang virtual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mengapa online identity masking digunakan sebagai strategi dan apa makna online identity masking dalam pertemanan virtual Generasi Z di Roblox ditinjau melalui perspektif komunikasi lintas budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi daring, dan dokumentasi terhadap informan Generasi Z yang aktif menggunakan Roblox sebagai ruang interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik online identity masking dilakukan sebagai bentuk perlindungan diri, strategi adaptasi sosial, serta upaya memperoleh rasa aman dan kenyamanan dalam berinteraksi di ruang virtual. Penggunaan identitas virtual memungkinkan informan untuk lebih bebas mengekspresikan diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang beragam. Namun, praktik tersebut juga memunculkan ambivalensi dan konflik batin akibat adanya perbedaan antara identitas virtual dan identitas nyata. Dalam perspektif komunikasi lintas budaya, identity masking dimaknai sebagai bentuk penyesuaian diri terhadap perbedaan bahasa, norma komunikasi, dan latar belakang budaya pengguna di ruang virtual, sehingga identitas virtual menjadi sesuatu yang fleksibel dan terus dinegosiasikan dalam interaksi sosial digital.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IRMA WAHYU NUR FADILAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Online Identity Masking;Generasi Z;Roblox;Pertemanan Virtual; Komunikasi Lintas Budaya. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:57 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32792 |
