TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (765kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40578-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (893kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnNur Alisah. 220521100117. Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Konsensus Sosial dalam Tradisi Perjodohan Masyarakat Pandalungan (Studi Kasus di Desa Karangasem Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan). Dosen Pembimbing Yuliana Windi Sari, S.Sosio., M.S.SosiornTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsensus sosial dalam tradisi perjodohan masyarakat Pandalungan di Desa Karangasem Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori hegemino dari Antonio Gramsci. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling yang meliputi sesepuh Pandalungan atau tokoh masyarakat dan keluarga yang pernah terlibat dalam tradisi perjodohan di Desa Karangasem. Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Metode keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi perjodohan pada masyarakat Pandalungan masih dilakukan sampai saat ini. Tradisi perjodohan pada masyarakat Pandalungan terdapat beberapa tahap, prosesi, dan ritua. Praktik pemilihan pasangan dengan cara perjodohan menjadi keharusan bagi masyarakat Pandalungan sebelum menikah. Tradisi tersebut sangat mengutamakan pendapat dukun perjodohan dalam pemilihan pasangan. Dukun perjodohan merupakan tokoh Pandalungan yang dianggap masyarakat orang yang paham tentang budaya Pandalungan termasuk tradisi perjodohan. Kepercayaan masyarakat terhadap tradisi perjodohan bukan sebuah paksaan atau kekerasan melainkan dicapai melalui proses konsensus. Hegemoni dalam tradisi perjodohan masyarakat Pandalungan di Desa Karangasem memunculkan berbagai bentuk resistensi, terutama di kalangan Generasi Z. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, resistensi tersebut cenderung mengalami pelemahan dan berakhir pada penerimaan terhadap praktik perjodohan. Kondisi ini menunjukkan bahwa tradisi perjodohan di Desa Karangasem tidak bersifat statis, melainkan terus mengalami transformasi dan penyesuaian dari satu generasi ke generasi berikutnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR ALISAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konsensus, Tradisi Perjodohan, Pandalungan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:24 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32756 |
