TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Chapter 1.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Chapter 2.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Chapter 3.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-Conclusion.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31599-References.Pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
Abstract
Konflik bersenjata Rusia-Ukraina merupakan salah satu konflik bersenjatarninternasional yang dimulai sejak Februari 2022 tepat setelah Vladimir Putinrnmendeklarasikan “operasi militer khusus” ke wilayah Ukraina melalui Belarus,rnKrimea, dan perbatasan sebelah timur Ukraina, dan menjadi ancaman yang seriusrnterhadap keamanan dan kedamaian di Eropa sejak perang dingin. Dalam konflikrntersebut, Rusia melibatkan pihak ketiga untuk berperang ke pihaknya, yaiturnWagner Group yang dilibatkan karena tingginya angka kematian dan kehilanganrnperlengkapan tempur serta banyaknya tentara yang memundurkan diri dari pihakrnRusia. Wagner Group memiliki catatan melakukan pelanggaran perang dalamrnmelakukan operasinya dan diduga juga melakukan pelanggaran perang dalamrnkonflik bersenjata internasional antara Rusia dan Ukraina. Oleh karena itu,rnpenelitian ini dilakukan untuk mengkaji mengenai status hukum personel WagnerrnGroup dalam konflik bersenjata Rusia-Ukraina menurut Hukum HumaniterrnInternasional dan juga mengenai pertanggungjawaban atas keterlibatan WagnerrnGroup menurut Hukum Humaniter Internasional.rnMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatifrndengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukumrnyang terdiri dari perjanjian internasional seperti Konvensi Jenewa 1949 danrnProtokol-Protokol Tambahan I & II 1977, Statuta Roma 1998, MontreuxrnDocument, dan Konvensi Den Haag. Bahan hukum sekunder, berupa semuarnpublikasi tentang hukum yang bukan merupakan dokumen-dokumen resmi,rnpublikasi tentang hukum meliputi buku-buku teks, kamus hukum, jurnal-jurnalrnhukum, dan komentar dan putusan pengadilan. Serta bahan hukum tersier yangrnmemberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer maupunrnbahan hukum sekunder yang semua bahan hukum tersebut dikumpulkan melaluirnpenelusuran kepustakaan dan internet yang nantinya bahan-bahan yang telahrnberhasil dikumpulkan kemudian dilakukan analisis dengan metode deskriptifrnanalisis.Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Wagner Group memenuhirndefinisi angkatan bersenjata yang ada dalam Konvensi Jenewa 1949 sehinggarnmembuat personel Wagner Group yang terlibat dalam konflik memiliki statusrnsebagai kombatan. Dan juga menunjukkan bahwa tindakan melanggar hukumrnWagner Group dalam konflik Rusia-Ukraina dapat dikenakanrnpertanggungjawaban individu dan pertanggungjawaban negara yang harusrndilakukan oleh Rusia karena Rusia memiliki kontrol atas Wagner Group berdasarrnuji kontrol keseluruhan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FARELL HEYDAR HILMY FATTUBERTY |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina; Wagner Group; Hukum Humaniter |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32707 |
