TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12986-140111100118_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Abstract
Penyelidikan dan penyidikan merupakan rangkaian proses didalam penegakan hukum pidana. Didalam penegakan hukum pidana, melibabatkan beberapa insitusi didalamnya, yang memiliki tugas dan wewenang yang berbeda. Mulai dari kepolisian Negaa republik Indonesia yang memiliki kewenengan untuk melakulkan penyelidikan dan penyidikan, kejaksaaan, yang memiliki kewenangan untuk melakukan penuntutan dan pengadilan, yang memiliki kewenangan untuk menentukan apakah seseorang bersalah dan tidak. Pada prinsipnya penyidikan harus dilakukan dengan cara-cara yang prosedural sebagaimana termaktub didalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Dalam penyidikan, tersangka diberikan keleluasaan untuk menjawab tanpa harus terdapat tekanan dari siapapun dan dalam bentuk fisik maupun psikis. Oleh Karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan jawaban terhadap legalitas proses penyidikan yang dilakukan dengan menggunakan kekerasan, dan apakah penyidik yang melakukan kekerasan dalam proses penyidikan dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dan dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Perundang-undangan. Yaitu suatu pendekatan yang berpangkal terhadap Undang-undang.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa legalitas penyidikan yang dilakukan dengan menggunakan kekerasan “tidak sah” dan batal demi hukum. Serta penyidik yang melakukan kekerasan kepada tersangka dalam proses penyidikan juga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sebagaimana mestinya. Penyidik yang melakukan kekerasan dalam proses penyidikan tidak hanya diancam dengan ketentuan pidana saja, tetapi juga diancam dengan sanksi diinternal Kepolisian sendiri, yaitu berupa pemberhentian dengan tidak Hormat. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu aturan yang mengataur tentang legalitas penyidikan yang dilakukan dengan menggunakan kekerasan, serta terhadap tersangka yang mengalami kekerasan dalam proses penyidikan sebisa mungkin dapat memberitahu keluarga atau penasehat hukumnya agar dapat dilakukan upaya hukum.
Kata Kunci- legalias - penyidikan - kekerasan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM JUPRI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | legalias ; penyidikan ; kekerasan |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32649 |
