TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (418kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (669kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31550-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Particle board atau biasa disebut papan partikel merupakan papan tiruan yang dapat dibuatrndari limbah industri kehutanan, perkebunan dan pertanian, yang direkatkan dengan proses tekananrnmenggunakan bahan perekat. Kegunaan dari papan partikel ini salah satunya sebagai plafon, lemari, meja belajar dan lain lain. Dalam penelitian ini papan partikel akan menggunakan bahan dari tongkol jagung dengan resin epoxy dan lem rajawali sebagai pengikatnya, ukuran dari tongkol jagung bervariasi dari ukuran mesh 20 dan 40. Persentase perekat bervariasi 30% dan 45% denganrnperbandingan 2:1 antara epoxy dan hardener. Pembuatan papanpartikel menggunakan metode pres dengan hidrolik pres dengan beban penekanan 1,6Т selama 20 menit. Terdapat 3 pengujian untukrnmengetahui sifat fisis dari papan partikel, di antaranya yaitu uji densitas, kadar air, dan pengembangan tebal. Terdapat 2 pengujian untuk mengetahui sifat mekanis papan partikel yaitu ujirnMOE dan MOR. Hasil pengujian densitas paling tinggi terletak pada kode sampel B sedangkan densitas paling rendah terletak pada kode sampel E. Hasil pengujian kadar air paling tinggi terletak pada sampel F sedangkan kadar air paling rendah terletak pada kode sampel A. Hasil pengujian pengembangan tebal paling tinggi terletak pada sampel D sedangkan pengembangan tebal paling rendah terletak pada kode sampel F. Hasil pengujian MOE paling tinggi terletak padasampel H, sementara MOE paling rendah terletak pada kode sampelD. Hasil pengujiaan MOR paling tinggi terletak pada sampelF, sementara MOR paling rendah terletak pada kode sampel D. Semuavariasi memenuhi SNI 03-2015-2006, nilai densitas sebesar 0,40 – 0.90 g/cm3rn, nilai kadar air kurang darirn14 %, niali dari pengembangan tebal kurang dari 12%, nilai MOR lebih besar dari 80kgf/cm2rn,rnsedangkan nilai MOE tidak memenuhi SNI 03-2015-2006 berada pada nilai paling besar 1706,26 kgf/cm2rn.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD AIRLANGGA |
| Department | Teknik Mesin |
| Uncontrolled Keywords | particle board, tongkol jagung, resin epoxy, lem rajawali, persentase, jenis, ukuran mesh. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mesin |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32570 |
