TRUNOJOYO-KP-31547-200351100008-LAPORAN INTERNSHIP MBKM MSIB.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Indonesia memiliki biodiversitas laut yang tinggi dan berpotensi untuk
dikembangkan. Sumberdaya laut yang melimpah bukan hanya sebagai
sumber makanan, namun dapat dikembangkan menjadi bahan obat-obatan.
Invertebrata laut merupakan organisme laut yang menghasilkan senyawa
bioaktif terbesar dibandingkan vertebrata laut. Kondisi ini karena
invertebrata laut pergerakan fisiknya lebih terbatas dibandingkan vertebrata
laut sehingga respon dalam menghasilkan senyawa bioaktif lebih besar.
Invertebrata laut yang memiliki aktivitsas biologis diantaranya sponge,
ascidian, mollusca dan bryozoan. Satu dekade terakhir, perhatian dunia
pengobatan mulai mengarah pada organisme laut sebagai sumber potensi
senyawa. Kebutuhan antibiotik baru tergolong tinggi, terutama yang efektif
dalam menghambat bakteri patogen yang resisten, sehingga senyawa aktif
antibakteri di bidang kesehatan merupakan informasi yang amat penting
dalam menanggulangi suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri (Qisti et
al., 2019).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Siti Imamatul Imro’ah |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Antibakteri Isolat Actinomycetes |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 13:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32566 |
