TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (35kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12950-11.01.111.00044_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
Abstract
Indonesia adalah negara yang kaya akan seni dan budaya salah satunya yaitu Damar Kurung. Damar Kurung adalah salah satu hasil kebudayaan dari pesisir wetan khususnya Gresik, Jawa Timur, merupakan salah satu peninggalan sisa kesenian tradisi nenek moyang yang berupa lampion hias, yang lazim disebut Damar Kurung yang kini sudah di tetapkan sebagai arisan budaya tak benda (WBTB). Dalam pengertian linuistinya “damar” berarti pelita atau lilin, dan “kurung” berarti tutup, jadi damar kurung artinya, pelita yang tutup atau dikurung. Permasalahannya adalah adanya pemanfaatan yang dilakukan oleh beberapa pengerajin dan beberapa komunitas pecinta seni maupun beberapa Instansi-instansi baik swasta maupun negri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hak ekonomi dari pemegang hak cipta Damar Kurung masih bisa didapatkan dengan adanya penetapan Damar Kurung sebagai warisan budaya tak benda dan upaya hukum yang dapat dilakukan pemegang hak atas Damar Kurung. Metode penelitian menggunanakan metode normatif yang memberikan preskripsi mengenai seyogyanya yang dilakukan, yang dikaji dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemegang hak cipa Damar Kurung masih bisa mendapatkan hak ekonominya meskipun adanya penetapan Damar Kurung sebagai warisan budaya tak benda tidak merubah daripada fungsi HKI itu sediri, dikarenakan adanya fungsi ekonomis yang dihasilkan dari pemanfaatan Damar Kurung. Dengan begitu pemegang hak cipta Damar Kurung dapat melakukan upaya Hukum apabila hak kenikmatan ekonomi tidak diberikan maka pemegang hak cipta damar kurug dapat melakukan upaya hukum non litigasi maupun litigasi.
Kata Kunci : Perlindungan, Hak Cipta, Damar Kurung
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YUSVI MUSTOVAL M |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Perlindungan ; Hak Cipta ; Damar Kurung |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 12:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32500 |
