TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-Abstrak.pdf
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-BAB I.pdf
Download (45kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (616kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21650-Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Abstract
Minyak goreng merupakan bahan utama untuk keperluan memasak dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Penggunaan minyak goreng yang dilakukan berkali-kali akan menimbulkan warna minyak menjadi gelap yang dapat menyebabkan penurunan mutu terhadap kualitas minyak. Minyak goreng tersebut akan bersifat zat karsinogenik yang dapat memicu penyakit berbahaya, seperti kanker, jantung koroner, dan stroke. Oleh karena itu, penulis akan membuat sistem pengolahan minyak goreng habis pakai untuk dilakukan daur ulang menjadi minyak goreng jernih yang dapat bekerja secara otomatis. Pada penelitian ini, parameter penentu berupa warna dan viskositas (kekentalan) minyak yang diperoleh dari pembacaan sensor warna TCS230 dan sensor infrared yang diproses oleh mikrokontroler Arduino Mega2560. Sistem kerja alat ini diawali proses membaca warna minyak jelantah oleh sensor TCS230 dan membaca viskositas oleh sensor infrared dengan konsep bola jatuh. Kedua pembacaan sensor tersebut berfungsi sebagai indikator untuk menentukan berapa jumlah takaran adsorben yang harus diberikan. Kontrol pemberian konsentrasi adsorben dikendalikan oleh metode naïve bayes classifier yaitu mengatur berapa kali putaran motor bergerak. Untuk memperoleh konsentrasi adsorben yang optimal maka perlu melakukan pengujian dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Sehingga dari pengujian tersebut dapat diperoleh berapa konsentrasi yang tepat dan optimal dalam menjernihkan minyak jelantah. Setelah itu, dilanjutkan proses pengadukan dan pemanasan. Kemudian, proses terakhir akan dilakukan penyaringan menggunakan kertas saring agar minyak dapat terpisah dengan kotoran adsorben. Dari hasil pengujian yang dilakukan, terjadi perubahan kualitas minyak jelantah setelah dijernihkan atau dimurnikan menggunakan adsorben arang aktif bambu. Perubahan kualitas minyak jelantah tersebut berupa warna, viskositas, bilangan peroksida, dan kadar Free Fatty Acid (FFA). Konsentrasi adsorben berpengaruh terhadap perubahan kualitas minyak jelantah, semakin tinggi konsentrasi adsorben yang diberikan maka semakin bagus kualitas minyak tersebut. Hasil terbaik diperoleh pada konsentrasi adsorben 90 gr dengan penurunan warna yang lebih jernih, dan penurunan viskositas mencapai 0,6 Pa.s. Hasil perubahan warna dan viskositas ini sudah sesuai dengan SNI 7709-2012. Sedangkan hasil terbaik untuk bilangan peroksida mencapai 67 meq/kg dan kadar FFA mencapai 0,4567%. Hasil perubahan bilangan peroksida dan kadar FFA tidak sesuai dengan SNI 7709-2012.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM USWATUN HASANAH |
| Department | Teknik Mekatronika |
| Uncontrolled Keywords | Minyak Jelantah, Adsorben, Arang Aktif Bambu, Metode Naïve Bayes Classifier, Sensor Warna TCS230, Sensor Infrared. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 12:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32478 |
