TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (527kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Chapter1.pdf
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (509kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40501-Abstract.pdf
Download (159kB)
Abstract
Wilayah pesisir merupakan zona dinamis yang rentan terhadap ancaman lingkungan, salah satunya adalah erosi pantai dan degradasi lahan akibat ketidaksesuaian tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu Tingkat Bahaya Erosi (TBE) serta menganalisis sebaran spasial dan besarnya laju erosi di kawasan Pesisir Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur dalam kurun waktu lima tahun (2020–2024). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis ArcMap 10.8 untuk pemetaan serta verifikasi lapangan (ground check) menggunakan GPS. Variabel yang dianalisis meliputi indeks erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), serta indeks pengelolaan tanaman dan konservasi lahan (CP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu TBE di lokasi penelitian terdiri dari curah hujan dengan nilai R tertinggi pada tahun 2024 (1,66); karakteristik tanah yang didominasi oleh Eutric Fluvisols (79%) dan Pellic Vertisols (21%); topografi yang didominasi oleh lereng datar (0–5%); serta penggunaan lahan yang fluktuatif dengan kecenderungan peningkatan area pemukiman dan perkebunan. Secara umum, hasil analisis menunjukkan bahwa laju erosi di Desa Pangarengan berkisar antara 0,13 hingga 0,33 ton/ha/tahun, sehingga diklasifikasikan ke dalam Kelas I (Sangat Ringan) (< 15 ton/ha/tahun). Meskipun demikian, analisis spasial menunjukkan adanya zona dengan tingkat bahaya erosi sedang hingga sangat berat di bagian tengah hingga tenggara desa yang berkorelasi dengan kemiringan lereng yang lebih curam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Sampang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WINARKO ARIF RAHMANSYAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Pesisir, Tingkat Bahaya Erosi, USLE, SIG, Desa Pangarengan. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 12:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32430 |
