TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-COVER fiks.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (549kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (649kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (849kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21634-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
Abstract
Abstrak
Diana. Program studi Sosiologi. Makna simbolik Sesajen tradisi wedhak ripih dalam pernikahan di Desa Segulung Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbolik tradisi wedhak ripih dalam pernikahan di desa Segulung kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Sebagai bentuk tradisi pernikahan yang masih dilaksanakan hingga sampai saat ini yang menjadi keunikan tersendiri dan menjadi ciri khas masyarakat tersebut.
Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Hebert Mead dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan untuk meneliti keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik Analisis Miles and Haberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian diketahui bahwa tradisi wedhak ripih dalam pernikah di Desa Segulung memiliki keunikan tersendiri dan menjadi ciri khas dari masyarakat Desa tersebut. Adapun makna dari pelaksanaan tradisi wedhak ripih bagi masyarakat Desa Segulung adalah mendo’kan kepada calon pengantin agar dalam membina rumah tangga bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warohmah sebagai bentuk rasa syukur akan terlaksanannya pernikahan. Berdasarakan teori Interaksionalisme simbolik masyarkat yang melakukan tradisi wedhak ripih tersebut mengomunikasikan berbagai makna simbol dari berbagai sesajen kepada orang-orang yang terlibat dan yang mereka yakini lalu orang yang melakukan dalam tradisi wedhak ripih merespon berdasarkan penafsiran pelaku wedhak ripih.
Kata kunci: Makna simbolik dan sesajen tradisi wedhak ripih
 
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIANA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Symbolic Meaning;Wedhak Ripih traditional Offerings |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 12:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:23 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32405 |
