TRUNOJOYO-KP-40469-230311100047 LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa komposisi media tanam terhadap pertumbuhan vegetatif bibit batang bawah mangga madu (Mangifera indica L. cv.) setelah proses transplanting di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Cukurgondang, Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan percobaan ini dilaksanakan selama satu bulan, terhitung mulai dari tanggal 2 Januari hingga 3 Februari 2026. Desain percobaan yang diaplikasikan dalam penelitian praktis ini menggunakan tiga variasi perlakuan media tanam yang berbeda, yaitu perlakuan P1 yang menggunakan kombinasi tanah dan pupuk kandang, perlakuan P2 yang menggunakan kombinasi tanah dan arang sekam, serta perlakuan P3 yang mengombinasikan komponen tanah, pupuk kandang, dan arang sekam. Setiap unit perlakuan diterapkan pada tiga tanaman contoh dan diulang sebanyak tiga kali perkalian, sehingga diperoleh total sampel sebanyak 27 tanaman uji. Parameter pertumbuhan vegetatif yang diamati secara berkala meliputi tingkat kesegaran bibit, pertambahan tinggi tanaman, serta durasi hari pertama munculnya tunas baru. PDF
+ 4
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan P3 (tanah pupuk kandang arang sekam) memberikan performa terbaik pada parameter kesegaran tanaman dengan nilai rata-rata konsisten sebesar 2,7, serta mencatat pertumbuhan tinggi tanaman paling maksimal berkisar antara 58,1 cm hingga 58,6 cm pada akhir pengamatan. Kondisi ini didukung oleh peran pupuk kandang sapi yang efektif menyuplai unsur hara makro dan mikro esensial serta kemampuan arang sekam dalam memperbaiki porositas ruang aerasi media. Di sisi lain, perlakuan P2 (tanah arang sekam) memperlihatkan efisiensi terbaik pada parameter kemunculan tunas dengan memproduksi jumlah tunas terbanyak yaitu 3 tunas pada pengamatan 20 hari setelah tanam (HST). Hal ini dipicu oleh karakteristik arang sekam yang gembur dan berongga sehingga memudahkan drainase air dan mempercepat pemulihan akar dari stres transplanting. Sebaliknya, perlakuan P1 menunjukkan pertumbuhan yang kurang optimal karena media cenderung padat dan mudah jenuh air di bawah kondisi curah hujan tinggi. Secara keseluruhan, disimpulkan bahwa kombinasi media tanah, pupuk kandang, dan arang sekam sangat direkomendasikan untuk mengoptimalkan fase aklimatisasi pembibitan vegetatif tanaman mangga.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR HALISAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Media Tanam; Transplanting; Mangga Madu; Batang Bawah; IP2MP Cukurgondang |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32302 |
