TRUNOJOYO-KP-31464-200331100110-Praktik Kerja Lapang.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Garam pada dasarnya merupakan senyawa ionic yang terdiri dari ion positif dan ion negative menjadikan garam tersebut memiliki senyawa netral. Terbentuknya garam didasari oleh reaksi asam dan basah. Garam juga termasuk bahan kimia yang digunakan sebagai kebutuhan pelengkap dan sumber elekrtolit manusia. Jenis garam yang sering didengar atau popular di masyarakat adalah garam dapur/meja dan garam krosok. Hal yang paling mudah untuk membedakan garam dapur dengan garam krosok yakni dari ukuran fisik garam tersebut, dimana garam krosok lebih kasar dan berbentuk butiran besar sedangkan garam dapur lebih halus. Sifat lain yang yang membedakan yakni sifat larut dari garam krosok yang lebih sulit larut di air dibandingkan garam dapur, sedangkan perbedaan garam industri dengan garam dapur terletak pada spesifikasi mutu dan kadar NaCLnya (Umam, 2019). Produksi garam konvensional melalui proses proses berikut, air pada tambak garam diuapkan dengan cahaya matahari menggunakan metode kristalisasi total sehingga didapatkan garam dengan kualitas kadar NaCl 90% dan masih mengandung zat pengotor seperti Ca dan Mg. Garam yang baru dipanen.
Salah satu perusahaan miliki negara (BUMN) PT. Garam PERSERO merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi garam sebagai bahan baku maupun garam konsumsi kemasan. Proses yang dilakukan mulai dari garam hasil panen tambak hingga proses penggaraman dan pemasaran. Tentunya semua proses produksi mulai dari awal hingga pengiriman produk, Kesehatan dan keselamatan kerja para pegawai perusahaan harus diperhatikan dengan baik, dengan tujuan mensejahterakan para pegawai serta mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Sistem K3 harus dijalankan oleh perusahaan karena demi lancarnya jalannya produksi serta jaminan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan pekerja. Penerapan K3 di PT Garam PERSERO mengalami beberapa hambatan yang biasa mungkin terjadi pada perusahaan pada umumnya, namun berbagai upaya untuk selalu mengontrol jalannya K3 di perusahaan selalu diupayakan sebagai wujud kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia. Kesadaran akan bahaya yang terjadi pada setiap aktifitas yang dilakuka harus tetap ditekankan guna mencegah hal yang buruk dapat terjadi seperti kecelakaan kerja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD AFRIZAL DWI AFIF |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Kesehatan dan Keselamatan Kerja |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32278 |
