TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (61kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31455-170111100232_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnHubungan kerja adalah suatu hubungan yang muncul antara pekerja dan pengusaha setelah diadakan perjanjian sebelumnya oleh yang bersangkutan. Perjanjian kerja digunakan sebagai dasar adanya hubungan kerja. Perjanjian kerja antara buruh dan pengusaha menimbulkan hubungan hukum yang disebut hubungan kerja mengandung 3 ciri, yaitu adanya pekerjaan, perintah, dan upah. Pemerintah/pemerintah daerah dalam penetapan standar upah minimum seringkali berpihak kepada pengusaha, pemerintah terus berupaya untuk menjaga stabilitas perekonomian dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan. Upah minimum dalam peraturan pemerintah diharapkan adanya penyesuaian nilai upah minimum setiap tahunnya, karena adanya data pertumbuhan ekonomi, inflasi, paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja, dan median upah bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan bagaimana kedudukan hukum pekerja harian, serta apakah pelaksanaan pemberian pengupahan sudah sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan di PT Putraduta Buanasentosa.rnMetode penelitian yang digunakan merupakan yuridis empiris. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum dengan proses pengumpulan datanya melalui proses wawancara dan studi Pustaka melalui buku dan perundang-undangan terkait kemudian dianalisa secara deskriptif.rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedudukan pekerja harian sebagai PKWT dan pekerja tetap sebagai PKWTT terdapat kesenjangan dan tidak adanya pemenuhan hak dan kewajiban yang sama. Dan juga dalam pelaksanaan pengupahannya, PT Putraduta Buanasentosa (IndoArsip) tidak sesuai dengan ketentuan upah minimum (UMK) bagi pekerja harian, meskipun IndoArsip bukanlah perusahaan yang perlu dikecualikan dalam hal pemberian upahnya kepada pekerja harian karena bukan merupakan usaha mikro. Kata Kunci : Pekerja harian – perjanjian kerja – upah minimum
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WIDI LINGGIASMARA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pekerja harian; perjanjian kerja; upah minimum |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32256 |
