TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (935kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (268kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31452-200111100072_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
Abstract
Praktik perkawinan anak merupakan salah satu bentuk tindak kekerasan terhadap anak dimana anak dipaksa menikah atau kondisi tertentu harus menikah di bawah usia 18 (delapan belas) tahun. Anak memiliki kerentanan yang lebih besar baik secara akses pendidikan, kualitas kesehatan, potensi mengalami tindak kekerasan, serta hidup dalam kemiskinan. Dalam hal perkawinan anak persepsi orang tua memiliki andil cukup besar untuk mengambil keputusan untuk anaknya, selain itu persepsi masyarakat juga memiliki pengaruh yang besar dalam mendorong maraknya praktik perkawinan anak, jika persepsi masyarakat positif atau setuju dengan perkawinan anak mempunyai pengaruh lebih besar untuk mendorong praktik perkawinan anak berbeda jika respon masyarakat negatif atau tidak setuju dengan perkawinan anak. Isu yang dikaji dalam penelitian ini adalah tentang persepsi dan reaksi masyarakat sampang terhadap perkawinan anak.rnrn Penelitian ini merupakan penelitian sosial legal, Dengan metode pendekatan eksploratif, keseluruhan data diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner dengan penentuan secara random sampling. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian dianalisa secara deskriptif-kualitatif, teknik penarikan kesimpulan menggunakan Silogisme Induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Sampang terhadap perkawinan anak merupakan suatu perbuatan baik yang biasa terjadi untuk mengindari anak dari zina dan pergaulan bebas dan sebagai bentuk ketaatan mereka terhadap nilai-nilai agama Sementara reaksi sosial yang ditunjukkan masyarakat terhadap fenomena perkawinan anak mayoritas memberikan reaksi yang positif, perkawinan anak dan hanya sebagian kecil yang memberikan reaksi negatif, mereka menerima terjadinya perkawinan anak karena mereka khawatir akan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan pada anaknya seperti perbuatan zina. Dengan adanya aturan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 atas perubahan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan tidak akan bekerja dengan baik dan tidak akan sepenuhnya ditaati karena kuatnya relasi hubungan antara nilai-nilai agama dan budaya masyarakat.rnrnrnKata kunci : Persepsi, Reaksi Masyarakat, Perkawinan Anak.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DURROTUL KOMARIYAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Persepsi; Reaksi Masyarakat; Perkawinan Anak |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32249 |
