TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (496kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Chapter 1.pdf
Download (564kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31450-Abstract.pdf
Download (128kB)
Abstract
Pembangunan hunian secara vertikal yang dapat disebut rumah susun atau apartemen dikarenakan semakin berkurangnya jumlah tanah di kota untuk keperluan pembangunan perumahan dan kegiatan lainnya yang memerlukan tanah. PT. Mahkota Sentosa Utama merupakan pengembang yang membangun proyek Meikarta yaitu sebuah kota mandiri baru dengan fasilitas mewah yang terdapat apartemen didalamnya. Dalam proyek Meikarta mengalami kendala dikarenakan PT. Mahkota Sentosa Utama Meikarta belum menyelesaikan persyaratan administratif yaitu Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan perjanjian jual beli apartemen tersebut apakah sah menurut hukum yang berlaku dan bagaimana hukum memberikan perlindungan bagi konsumen untuk mendapatkan haknya. Metode. penelitian. yang digunakan dalam. penelitian ini adalah penelitian normatif. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keabsahan perjanjian jual beli apartemen dalam pembelian unit apartemen PT. Mahkota Sentosa batal demi hukum. Perlindungan yang diberikan hukum kepada konsumen untuk mendapatkan kembali haknya yang telah dirugikan yaitu menggugat PT. Mahkota Sentosa Utama atas gugatan wanprestasi berdasarkan pasal 7 UU No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), pasal 4 UUPK, mengenai kerugian yang dialami konsumen dapat dimintakan tanggung jawab dari pengembang (developer) selaku pelaku usaha sebagaimana dalam pasal 19 UUPK bahwa pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerugian konsumen akibat barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM QURRATUL AYUNY S. SOFYAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Perlindungan hukum; konsumen; apartement |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 11:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32242 |
