TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (32kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12845-13.01.111.00126_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang eksistensi lembaga Notaris yang sebagai salah satu upaya negara untuk menciptakan kepastian dan perlindungan hukum bagi anggota masyarakat, yang mana Notaris sebagai pejabat umum yang berwenang dalam hal pembuatan minuta akta diwajibkan dalam Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris telah diatur mengenai kewajiban Notaris untuk melekatkan sidikjari didalam minuta akta , dan mengkaji tentang Majelis Pengawas daerah yang berperan dalam pelaksanaan mengenai sanksi yang sesuai dengan Pasal 16 ayat 11 UUJN, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian hukum empiris, metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian yang didasarkan pada fakta dan perundang-undangan, tehnik pengunpulan data dengan wawancara, dan studi kepustakaan, analisis data menggunakan deskriptif analisis, Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa didalam UUJN, Pasal 16 ayat 1 Huruf c yang berbunyi “melekatkan surat dan dokumen serta sidik jari penghadap pada minuta akta” yang wajibkan, ternyata masih ada beberapa kantor Notaris yang belum menjalankan syarat yang diberlakukan dalam pembuatan minuta akta yang diatur didalam ketentuan UUJN yang berlaku, dan pelekatan sidik jari di dalam minuta akta tersebut tidaklah berpengaruh terhadap keotentikan suatu akta itu dibuat, syarat akta otentik dinyatakan didalam Pasal 1868 BW, dan MPD selaku pengawas Notaris wilayah Madura belum pernah menerapkan sanksi mengenai ketentuan Pasal 16 ayat 1 Huruf c UUJN tersebut, dikarenakan MPD selaku pengawas Notaris hanya mempunyai wewenang untuk menyelenggarakan sidang untuk memeriksa adanya dugaan pelanggaran kode etik Notaris atau pelanggaran pelaksanaan jabatan Notaris, pemberian sanksi terhadap Notaris serta pemberhentian sementara Notaris yang terbukti bersalah yang belum memenuhi aturan UUJN tersebut di lakukan oleh MPP.
Kata Kunci : Kewajiban Notaris, Akta Otentik, Sidik jari
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NIKI YULIANI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kewajiban Notaris ; Akta Otentik ; Sidik jari |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32062 |
