TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Abstract.pdf
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Chapter1.pdf
Download (330kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (401kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (427kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40413-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
Abstract
Perkembangan teknologi finansial mendorong munculnya layanan Buy Now Pay Later (PayLater) yang memberikan kemudahan transaksi digital bagi masyarakat. Namun, kemudahan tersebut juga menimbulkan permasalahan hukum, khususnya terkait penggunaan identitas orang lain oleh anak di bawah umur dalam transaksi PayLater. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana terhadap penggunaan identitas orang lain dalam transaksi PayLater oleh anak di bawah umur serta bentuk pertanggungjawaban pidana yang dapat dikenakan terhadap pelaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Teori yang digunakan meliputi teori tindak pidana, pertanggungjawaban pidana, kejahatan identitas digital, perlindungan data pribadi, serta sistem peradilan pidana anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan identitas orang lain dalam transaksi PayLater dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana penipuan, pemalsuan data, dan penyalahgunaan data pribadi sebagaimana diatur dalam KUHP, UU ITE, dan UU Perlindungan Data Pribadi. Anak sebagai pelaku tetap dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, namun penerapannya harus memperhatikan ketentuan dalam UU Sistem Peradilan Pidana Anak dengan mengedepankan pendekatan perlindungan, pembinaan, dan restorative justice. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum yang ada belum secara spesifik mengatur penyalahgunaan identitas dalam transaksi PayLater oleh anak di bawah umur sehingga diperlukan penguatan regulasi dan sistem verifikasi digital.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARYN NABIEL BUDIONO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | PayLater;Anak Dibawah Umur;Penyalahgunaan Identitas;Hukum Pidana;Perlindungan Data Pribadi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/32059 |
