TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21536-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Jagung merupakan komoditas pangan setelah beras. Selain itu jagung juga
berperan sebagai bahan pakan dan kebutuhan industri serta benih. Produktivitas
jagung di Madura tergolong rendah yang berkaitan ketersediaan hara dalam
tanah. Langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya yaitu dengan cara
penambahan pupuk seperti SP36. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
peningkatan serapan hara P dan pertumbuhan kedua varietas jagung dengan
penambahan dosis pupuk SP36. Penelitian dilaksanakan di Kebun Hortikultura
Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan dan Laboratorium Fakultas
Pertanian Universitas Trunojoyo Madura dari bulan Januari hingga ferbruari 2021
dan dilanjutkan analisis laboratorium. Rancangan yang digunakan pada
penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor
perlakuan yaitu perbedaan dosis SP36 (0, 150 dan 300 kg/Ha) dan varietas lokal
tambin dan unggul Bisi-2. Hasil data pengamatan menggunakan ANSIRA
(Analisis Sidik Ragam) pada taraf 5% yang dilanjutkan dengan BJND Uji (Beda
Jarak Nyata Duncan) pada taraf 5%. Hasil ANSIRA menunjukkan bahwa
penambahan dosis pupuk SP36 mampu menambah serapan hara dan
pertumbuhan kedua varietas jagung seperti tinggi tanaman, jumlah daun, luas
daun, indeks luas daun, bobot kering tanaman serta P tersedia. Penambahan
dosis SP36 300 kg/ Ha untuk tanah mediteran merah kuning socah inilah yang
mampu menambah serapan hara P dan pertumbuhan kedua varetas jagung.
Varietas Bisi-2 memiliki nilai lebih baik dibandingkan varietas lokal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEWI ANGRAINI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | SP36 fertilizer; maize varieties; growth; P uptake |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31986 |
