TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Absrtact.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-cover..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter1..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter2..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter3..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter4..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (966kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Chapter5-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21532-Lain-lain.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
Abstract
Perkembangan digitalisasi pelayanan perkara di peradilan dilatar belakangi oleh
tuntutan masyarakat akan informasi peradilan yang didapat dengan cepat, setelah
diluncurkannya aplikasi sistem informasi pelacakan perkara (SIPP), inovasi Pengadilan
dilanjutkan dengan akreditasi penjaminan mutu (APM), dan berkembang menjadi layanan
terpadu satu pintu. pintu (PTSP), Setelah itu diterbitkan Peraturan Mahkamah Agung
(PERMA) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penatausahaan Perkara secara Elektronik, dan
terakhir Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2019 tentang
Penyelenggaraan Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik selanjutnya
disebut Perma No 01 Tahun 2019.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan, yaitu penelitian yang dilakukan
secara sistematis dengan mengangkat data dari lapangan. Jenis penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian mengenai judul
skripsi, penulis akan bersentuhan langsung dengan para pihak yang berperkara dengan
sistem e-court dan juga dengan Pengadilan Agama Sumenep.
Pelaksanaan e-court secara umum terdapat beberapa rangkaian jalur administrasi untuk
dapat mengajukan perkara melalui e-court dalam hal pengguna atau orang yang dapat
melakukan perkara melalui e-court, ada dua jenis pengguna, termasuk pengguna terdaftar
dan pengguna lain, untuk alur administrasi yaitu: e-filling (Pendaftaran perkara secara
elektronik), berikutnya e-skum (Pembayaran secara elektronik), berikutnya e-summons
(Pemanggilan secara elektronik), berikutnya e-litigasi (Pengadilan secara elektronik),
terakhir e-salinan (Salinan putusan secara elektronik). E-court di Pengadilan Agama
Sumenep antara masa pra pandemi dan masa pandemi memiliki perbedaan yang cukup
signifikan dan memang untuk penggunaan dan pemanfaatannya lebih banyak
dimanfaatkan pada masa pandemi Covid-19, dan memang dari segi penggunaan lebih
banyak pada masa pandemi untuk alasan lain e-court sangat menghemat banyak uang yang
dikeluarkan, menghemat waktu, menghemat uang untuk tes cepat dan tes swab karena
ingin pergi ke pengadilan di luar daerahnya maka hal itu terjawab dengan adanya e-court.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM JECKY SUSANTO |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Pandemi Virus Corona 2019, E-court |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31970 |
