TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (38kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (727kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (627kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (637kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21529-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Garam fortifikasi adalah garam yang ditambahkan mikronutrien seperti vitamin dan mineral ke dalam makanan untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral pada tubuh manusia. Daun jeruk purut mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bermanfaat yaitu vitamin C, flavonoid, karotenoid, limonoid, dan mineral. Fortifikasi garam dengan daun jeruk purut merupakan salah satu cara atau upaya perbaikan gizi mikro pada bahan pangan. Sehingga garam tidak hanya dikonsumsi seperti biasanya namun garam fortifkasi daun jeruk purut mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Fortifikasi garam dapat pengembangan produk inovasi baru yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi sehingga menjadi produk yang berkualitas karena garam juga bisa dijadikan sampel fortifikasi (WHO 2006). Penggunaan daun jeruk purut sebagai fortifikan merupakan strategi sebagai campuran garam dan daun jeruk purut yang dihaluskan agar mempermudah penggunaan bumbu masakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses fortifikasi garam dengan aditif daun jeruk purut dan mengetahui kadar vitamin C optimum pada berbagai perlakuan berat daun jeruk purut dengan waktu pemanasan pada proses fortifikasi garam.
Penelitian utama berat daun jeruk purut dan waktu pemanasan terhadap kandungan Vitamin C. Dari proses analisis yang dilakukan yaitu uji lanjut beda nyata terkecil, berat dan waktu pemanasan terjadi interaksi dan berpengaruh secara nyata terhadap kandungan vitamin C pada fortifikasi garam dengan aditif daun jeruk purut. Hasil kadar vitamin C tertinggi pada kode sampel A3B1 2,2 mg/l dan kadar terendah pada kode sampel A2B1 1,379 mg/l. Produk terbaik yaitu pada sampel A3B1 dengan berat daun jeruk purut sebanyak 15 gram dan waktu pemanasan selama 10 menit. Kadar vitamin C pada sampel A3B1 sebesar 2,2 mg/l. Memiliki kadar NaCl sebesar 90,097% dan kadar air sebesar 2,052%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DESI LIYANA SARI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Garam, Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C), Vitamin C, Fortifikasi dan optimasi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31954 |
