TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Abstrak.pdf
Download (64kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Cover (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Chapter 1.pdf
Download (37kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (30kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-References (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21520-170311100001-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
Abstract
Jagung merupakan komoditas yang penting bagi masyarakat. Jagung tanaman terpenting kedua setelah padi, dikarenakan jagung bukan hanya sebagai bahan pangan melainkan juga dapat digunakan sebagai bahan industri dan pakan. Rendahnya produktivitas jagung di Madura merupakan salah satu permasalahan yang terjadi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan perakitan varietas unggul. Tujuan dari penelitian ini untuk mengamati penampilan dan nilai heritabilitas jagung introduksi yang selanjutnya dilakukan tahap seleksi untuk memperbaiki mutu genetik. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Agroekoteknologi Universitas Trunojoyo Madura dari bulan September sampai Desember 2020. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor perlakuan menggunakan 10 genotip jagung meliputi jagung introduksi (G1, G2, G3, G4, G5, G6, G7, G8) dan 2 varietas pembanding (BISI-2 dan Pertiwi). Hasil data pengamatan dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf uji F 5% yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan genotipe jagung berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan. Hasil nilai heritabilitas dari 10 genotip jagung memiliki kriteria sedang pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, sedangkan untuk nilai heritabilitas tinggi pada karakter panjang tongkol, diameter tongkol, bobot 100 biji, bobot pipilan biji per tanaman, dan produksi per hektar tanaman jagung. Genotip jagung introduksi dari hasil penelitian ini terdapat nilai produksi yang tinggi yang diharapkan dapat dikembangkan dalam program pemuliaan tanaman yaitu G4 (7.07 ton/ha), G6 (6.80 ton/ha), dan G7 (6.71 ton/ha).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR ALFI KOMARIYA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | heritabilitas, jagung introduksi, penampilan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:19 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31922 |
