TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-2. 140111100159_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (246kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-1. 140111100159_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-3. 140111100159_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (513kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-4. 140111100159_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-5. 140111100159_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-6. 140111100159_CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12801-7. 140111100159_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
Abstract
Pembuktian merupakan hal terpenting dalam proses peradilan, proses ini guna
untuk mencari dan menemukan kebenaran materiil. Penggunaan hasil pemeriksaan
Polygraph sebagai alat bukti banyak yang mempermasalahkannya dengan alasan
akurasi hasilnya yang masih diragukan kebenarannya, padahal untuk menyatakan
terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tidak boleh berdasarkan alat bukti
yang meragukan atau alat bukti yang mengandung cacat materiil. Rumusan
Masalah penelitian ini adalah Apakah laporan hasil pemeriksaan Polygraph bisa
dijadikan alat bukti yang sah sebagai dasar keyakinan hakim dalam menjatuhkan
putusan?
Penelitian ini menggunakan penelitian normatif bahan penelitian ini terdiri dari
bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Dengan menggunakan metode
pendekatan Perundang-Undangan (statute approach), dan pendekatan konseptual
(conceptual approach) serta menggunakan analisa perspektif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan Polygraph sudah
sering digunakan sebagai alat bukti di persidangan yang kedudukannya sebagai alat
bukti surat dan keterangan ahli. mengenai kekuatan pembuktian jika dilihat dari
segi formil hasil pemeriksaan Polygraph memiliki kekuatan pembuktian yang
sempurna jika tidak ada alat bukti lain yang melumpuhkan bentuk dan isi hasil
pemeriksaan polygraph serta jika dilihat dari segi materiil hasil pemeriksaan
Polygraph tidak mempunyai kekuatan mengikat dan mempunyai nilai pembuktian
yang bersifat bebas yang penilaiannya diserahkan atau tergantung dari
pertimbangan hakim. akan tetapi masih terdapat permasalahan akurasi hasil
pemeriksaan Polygraph yang keakuratannya masih diragukan sehingga jika hasil
pemeriksaan Polygraph dalam pembuktian tidak memiliki kesesuaian dengan alat
bukti yang lainnya tidak dapat dijadikan dasar keyakinan hakim dalam menyatakan
terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan akan tetapi jika terdapat kesesuaian
dengan alat bukti yang lain majelis hakim bisa menjadikan hasil pemeriksaan
Polygraph sebagai salah satu dasar keyakinan hakim untuk menjatuhkan putusan
seperti pada putusan nomor register perkara 175/Pid.B/2016/PN.BTM dan nomor
863/Pid.B/2015/PN.DPS
Kata Kunci : Pembuktian, Polygraph (deteksi kebohongan), akurasi, alat bukti dan
keyakinan hakim
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDI FITRIANTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pembuktian ; Polygraph (deteksi kebohongan) ; akurasi ; alat bukti ; keyakinan hakim / Verification ; Polygraph ; Validity ; Evidence ; Confidence Of Judge |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 10:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31873 |
