TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (61kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (588kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -32677-200111100118-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
Abstract
Rumah Potong Hewan Halal merupakan sebuah sarana pelayanan masyarakat yang bertujuan untuk menyediakan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk titik kritis halal pada pemenuhan sertfikasi halal Rumah Potong Hewan di Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, faktor pengambat tidak terpenuhinya sertifikasi halal pada Rumah Potong Hewan di Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan, dan akibat hukum belum tersertifikasi halal Rumah Potong Hewan di Kecamatan Pamekasan dan Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dari hasil wawancara pada data primer dan observasi di Kabupaten Pamekasan, dengan objek penelitian berupa Rumah Potong Hewan Pamekasan dan Waru. Hasil penelitian ini menunjukkan titik kritis pemenuhan standar sertifikasi halal pada Rumah Potong Hewan Pamekasan dan Waru yakni penggunaan kendaraan bak terbuka pengiriman daging, Rumah Potong Hewan Pamekasan mengalami banjir setiap tahunnya dan Rumah Potong Hewan Waru mengalami keretakan dan keberadaan sarang laba-laba. Faktor pengambat dua yakni pemerintah dan keterbatasan anggaran. Akibat hukum Rumah Potong Hewan Pamekasan dan Waru yang belum bersertifikat halal adalah pelaku usaha kecil dan mikro tidak dapat melakukan permohonan sertifikat halal jalur pernyataan mandiri (self-declare) tidak dapat terpenuhi syaratnya sebab mengandung unsur hewani yang tidak berasal dari rumah potong hewan yang tidak ada sertifikat halal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. RIZAL MUHAIMIN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Sertifikat Halal, Rumah Potong Hewan, Pelaku Usaha Kecil dan Mikro |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3183 |
