TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (791kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31303-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Carok merupakan salah satu upaya penyelesaian perkara masyarakat Madura dengan kekerasan atau pembunuhan yang dilakukan seseorang yang telah melecehkan harga diri serta menggunakan senjata celurit dikarenakan persoalan harta, tahta, dan wanita. Carok berdasarkan Kitab undang-undang hukum pidana dikategorikan sebagai tindak pidana terhadap nyawa/tubuh. Sejak ditetapkannya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana, carok dapat memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang ada pada pasal berikut yaitu Pasal 458 (pembunuhan), Pasal 459 (pembunuhan berencana), Pasal 466 (penganiayaan), Pasal 467 (penganiayaan berencana) dan Pasal 468 (penganiayaan berat). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui mengenai perspektif carok dalam narasi sejarah hukum tokoh masyarakat Madurarnserta memberi pengetahuan tentang kondisi hukum pelaku carok yang ada di Madura asca ditetapkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana.rnPenelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, dengan pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan sosiologi hukum, melalui sumber data primer yang dilakukan melalui wawancara menggunakan kuisioner terbuka dan data sekunder melalui buku, literatur, jurnal dan perundang-undangan yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diteliti. Metode analisa data yang digunakan yaitu analisis kualitatif.rnHasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian kasus carok pasca ditetapkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 bahwa carok tidak dapat dijadikan alternatif penyelesaian perkara adat sebagaimana tercantum pada Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana karena dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, Hak Asasi Manusia dan asas hukum umum yang diakui masyarakat beradab. Serta terdapat pergeseran konseprncarok dalam perspektif tokoh masyarakat madura dan kondisi hukum pelaku carok dikarenakan keberadaan carok Madura dianggap tidak berperikemanusiaan, melanggar ketentuan undang-undang serta dinilai adanya unsur tindak pidanarnterhadap nyawa /tubuh .rnKata Kunci: Hukum Pidana, Carok, Madura
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HALIMATUS NADIANA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Hukum Pidana, Carok, Madura |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 09:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31759 |
