TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12766-14.01.111.00357_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
Abstract
Semakin maraknya kasus-kasus pembunuhan secara sadis di Indonesia dengan cara dan motif yang berbeda-beda seringkali membuat proses penyidikan menjadi sulit. Pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama dalam kasus pembunuhan Aipda I Made Suanda selain menganalisa peranan pelaku tindak pidana pembunuhan mana yang harus sesuai dengan fakta hukum, juga membedakan unsur tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama. Akibat dari penyidikan sering kali terkendala dengan persangkaan yang keliru atas peranan masing-masing pelaku menyebabkan penyidikan pada tingkat selanjutnya memakan waktu yang cukup lama. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam kasus pembunuhan Aipda I Made Suanda yang dilakukan secara bersama-sama tersebut kualifikasi peranan pelaku tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama setiap pelaku dipersangkakan pasal yang berbeda-beda sesuai pertanggungjawaban masing-masing pelaku. Didalam menetapkan persangkaan pasal sering kali terkendala dengan persangkaan yang keliru. Dalam kasus pembunuhan Aipda I Made Suanda yang dilakukan secara bersama-sama tersebut terduga pelaku yaitu Gede Ngurah Astika alias Sandi, memenuhi unsur Pasal 340 KUHP junto Pasal 55 KUHP karena Sandi merupakan pelaku utama atau otak yang merencanakan pembunuhan dengan pencurian tersebut dengan ketiga kawannya yaitu Dewa Made Budianta Alias Tongas, Dewa Made Sudiana alias Sudiana, dan Putu Veri Permadi alias Veri, memenuhi unsur Pasal 338 KUHP junto Pasal 55 KUHP karena yang merencanakan adalah Gede Ngurah Astika alias Sandi.
Kata Kunci: peranan pelaku, pembunuhan, secara bersama-sama
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM PRAYOJANA PUTERA ABADI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | peranan pelaku ; pembunuhan ; secara bersama-sama / the role of the perpetrator ; murder ; collectively |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 09:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31718 |
