TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (77kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (877kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6188-abstraks.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
Abstract
Pengaturan penyiraman terhadap tanaman sangat penting untuk mengurangi penggunaan air dan tanaman menkonsumsi air sesuai kebutuhan. Hidroponik adalah sebagai metode pertanian yang tidak menggunakan tanah, menggunakan air dan / atau bahan berpori pada media pertumbuhannya. Metode ini menggunakan sumbu untuk memberikan air dari penampungan air tanpa menggunakan pompa dan tekanan. Bayam, Jagung, dan Tomat adalah tanaman yang akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dengan metode RAL dua faktor jumlah sumbu untuk tinggi tanaman dan jenis tanaman untuk konsumsi air. Ketiga kategori tanaman diatas akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dan Berapa jumlah sumbu yang paling baik untuk menyerap air pada semi hidropinik sistem sumbu.
Berdasarkan langkah-langkah penelitian tedapat alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut : (1) Tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang; (2) Tanaman ( Bayam, Jagung, dan Tomat ); (3) Sumbu; (4) Tempat penampungan air /gelas uku; (5) Kayu (5) Pot; (6) Plastik : digunakan untuk atap agar tidak terkena sinar matahari dan air hujan langsung; (7) Sekop / Cangkul; (8) Penggaris : digunakan untuk mengukur pertumbuhan tinggi tanaman. Hasil penelitian Pengamatan pada ketiga jenis tumbuhan terdapat perbedaan konsumsi air yang cukup signifikan yaitu konsumsi air tertinggi terdapat pada tanaman bayam pada sumbu sebanyak 6 dan untuk pertumbuhan tinggi tanaman pertumbuhan paling signifikan terdapat pada tanaman bayam dengan sumbu 4. Jadi Semi hidroponik sistem sumbu efektik karena tanaman mengalami pertumbuhan. Uji Lanjut LSD didapatkan bahwa hasil Konsumsi Air sumbu 2, sumbu 4, dan sumbu 6 menunjukan tidak berbeda signifikan untuk tanaman Jagung dan Tomat sedangkan untuk tanaman Bayam berbeda signifikan. Sedangkan Pertumbuhan Tinggi tanaman Bayam dan Jagung tidak berbeda signifikan sedangkan untuk tanaman Tomat pada sumbu 6 terlihat berbeda signifikan dengan sumbu 2.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RESBANDI TRI YAHYA |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Hidroponik, RAL, LSD (Least Significance Different) |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3171 |
