TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-ABSTRACT.pdf
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-CHAPTER 1.pdf
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31277-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
Abstract
Cabe jawa merupakan salah bahan baku obat tradisional dan kosmetik. Tanaman cabe jawa memiliki kandungan piperin. Piperin mudah larut dalam etanol, namun sedikit larut dalam air. Senyawa – senyawa yang tidak larut dalam air seringkali menunjukan absorbsi yang tidak sempurna. Obat obat yang memiliki kelarutan kecil dalam air, laju pelarutan menjadi lambat, sehingga mengakibatkan bioavailabilitas rendah. Salah satu upaya meningkatkan bioavailabilitas dengan menggunakan nanoemulsi. Nanoemulsi dibuat dengan campuran dari minyak, surfaktan, kosurfaktan dan zat aktif, ketika bercampur dengan air akan membentuk nanoemulsi tipe minyak air. Kelebihan dari nanoemulsi adalah meningkatkan bioavaibilitas. Karakteristik nanoemulsi erat kaitannya dengan stabilitas fisik dan kejernihan karena akan berpengaruh terhadap ukuran partikel yang dihasilkan. Kestabilan suatu sediaan obat (nanoemulsi) penting dalam meningkatkan hantaran obat. Ketidakstabilan sebuah obat/nanoemulsi dapat mengakibatkan penurunan sampai hilang suatu khasiat obat/nanoemulsi atau berubah penampilan sediaan. Tujuan penelitian yaitu Mengidentifikasi kestabilan nanoemulsi ekstrak cabe jawa pada rasio VCO : Tween 80 dalam suhu penyimpanan yang berbeda. Stabilitas nanoemulsi berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan 3 suhu yang berbeda yaitu 4⁰C, 25⁰C dan 40⁰C mendapatkan hasil uji transmitan dan uji pH pada minggu ke 1 sampai minggu 6 yang stabil adalah pada penyimpanan 4⁰C. Nanoemulsi pada uji organoleptic pada perlakuan yang tidak ada perubahan yaitu pada konsentrasi Tween 80 : VCO (1:9) dengan suhu 4⁰C (A1T1) dan konsentrasi Tween 80 : VCO (1:27) dengan suhu 4⁰C (A3T1). Perlakuan terbaik nanoemulsi yaitu pada rasio VCO : Tween 80 (1:18), karena memiliki ukuran nanoemulsi 145,80 nm, nilai indeks polidispersitas 0,7964 dan nilai zeta potensial -3,164 mV.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BISMA ALHAMAL SUDAR SALIS |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Cabe Jawa, Nanoemulsi, Stabilitas |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 09:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31662 |
