peran ayah sebagai orang tua tunggal dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun di desa poreh kecamatan lenteng kabupaten sumenep

DEWI RANIATUS SHOLEHA (2024) peran ayah sebagai orang tua tunggal dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun di desa poreh kecamatan lenteng kabupaten sumenep. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 1 .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 1 .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (145kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_ABSTRAK .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_ABSTRAK .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (942kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 2 .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 2 .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 3 .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 3 .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (238kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 4 .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CHAPTER 4 .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CONCLUTION I.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_CONCLUTION I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_REFERENCES .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_REFERENCES .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_APPENDICES .pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31270-170651100038_APPENDICES .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (440kB)

Abstract

Percaya diri adalah komponen penting dalam perkembangan sosial emosional seorang anak setelah menjadi dewasa. Kepercayaan diri dapat muncul ketika keinginan mewujudkan diri bertindak dan berhasil berkat adanya pengakuan di lingkungannya. Anak akan lebih percaya diri jika orang tua mendukungnya, tetapi jika kepercayaan dirinya kurang, anak kemungkinan besar akan merasa takut dan rendah diri. Rasa percaya diri seharusnya sudah berkembang sesuai dengan aspek perkembangan anak pada usia 4-5 tahun dalam sosial emosional anak. Hal ini lalu dikuatkan oleh Brewer (Ningsih, 2016:2) bahwa perkembangan kepercayaan diri anak usia 4 5 tahun sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Ayah Sebagai Orang Tua Tunggal (single parent) Dalam Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 tahun Di Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif, memberikan gambaran secara mendetail terhadap obyek yang diteliti mengenai Peran Ayah Sebagai Orang Tua Tunggal. Dalam Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Usia 4- 5 Tahun Di Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, yaitu penelitian yang mendalam tentang individu diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa menjadi orang tua tunggal memiliki tanggung jawab yang besar dan berat karena harus menjalani peran ayah sekaligus peran ibu bagi anaknya. Untuk berperan menjadi inspirator bagi anaknya para ayah melakukan berbagai macam hal yakni mengajak melakukan perbuatan baik Bersama-sama, mengarahkan secara langsung dan juga menjadi model contoh yang baik bagi anak mereka. Selain itu membangun komunikasi yang baik dengan anak mereka serta memberikan cerita keteladanan tokoh atau orang lain untuk dijadikan panutan. Sebagai orang terdekat yang tinggal Bersama dengan anak, ayah menjadi salah satu gerbang arus informasi dan komunikasi bagi anak. Memang pada kenyataannya Ayah bukanlah satu-satunya sumber informasi namun peranan ayah menjadi sebagai informator sangat penting untuk memberikan dan menyaring informasi apa saja yang layak bagi anak. Peran ayah sebagai pengasuh atau organisator juga menerapkan beberapa aturan yang harus ditaati oleh anak. Selain membantu anak mengatasi tantangan belajar yang sudah dijelaskan di atas, peran ayah juga menjadi motivator mendorong dan mendorong anak untuk tidak merasa sendiri saat berjuang dan tidak malu dengan teman-temannya karena keadaan orang tuanya. Orang tua sebagai penggagas segala keputusan yang akan diberlakukan pada anak adalah salah satu peran sebagai inisiator. Dalam hal ini Ayah menginisiasi berbagai kegiatan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak misalnya mengajak anak pergi jalan- jalan, lari pagi, berwisata. Ayah melibatkan anak untuk mengambil keputusan dalam hal-hal sederhana. peran ayah sebagai fasilitator dalam pengasuhan anak dilakukan secara langsung yaitu ketika ayah menemani anak saat sedang belajar ataupun pada saat melakukan pekerjaan rumah (PR) secara- bersama- sama. Demikian juga dalam peran ayah sebagai pembimbing diamana para ayah membimbing anak-anak mereka dalam segala urusan sehari-hari. Pola asuh ayah yang diterapkan tersebut mampu memunculkan kepercayaan diri anak dalam hal merasa nayaman dengan apa yang dilakukan, memiliki bakat untuk dikembangkan, kemampuan dalam pergaulan dan berinteraksi sehari-hari, mempunyai keterampilan dalam berpakaian, mempunyai pola piker yang luas, menceritakan pengalaman yang berani, dan mampu mengerjakan tugas yang diberikan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DEWI RANIATUS SHOLEHA
Department PG-PAUD
Uncontrolled Keywords peran ayah, kepercayaan diri, anak usia dini
Divisions Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - PG-PAUD
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 09:04
Last Modified 24 Oct 2026 17:22
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31637

Actions (login required)

View Item
View Item