TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (671kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21435-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Melon (Cucumis melo L.) merupakan salah satu jenis tanaman holtikultura yang sejak lama dikenal oleh masyarakat dunia sebagai buah yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu kendala dalam budidaya melon unggul yaitu kurangnya ketersediaan benih karena penggunaan benih impor masih cukup besar. Upaya untuk meningkatkan produksi benih dalam negeri yaitu dengan cara program pemuliaan tanaman melon. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai duga heritabilitas kandidat tanaman melon hibrida Madura sehingga dapat diketahui kandidat melon yang unggul. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Agroteknologi Universitas Trunojoyo Madura dari bulan Oktober sampai Desember 2020 pada musim penghujan. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor perlakuan menggunakan 9 genotip melon meliputi 6 kandidat varietas melon hibrida (G1, G2, G3, G4, G5, dan G6) dan 3 varietas sebagai pembanding (G7, G8 dan G9). Hasil data pengamatan dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf uji F 5% yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Karakter dari 9 genotip melon pada penelitian ini menunjukkan perbedaan yang nyata yaitu pada umur berbunga jantan dan betina, diameter buah, tebal daging, panjang buah, bobot buah, kadar gula, hasil buah perhektar, dan jumlah biji. Sedangkan karakter yang tidak berbeda nyata yaitu pada umur panen. Nilai heritabilitas dari karakter yang diamati masuk dalam kategori sedang dan tinggi. Nilai heritabilitas sedang terdapat pada karakter umur bunga jantan, tebal daging, bobot buah, hasil buah perhektar dan umur panen. Sedangkan nilai heritabilitas tinggi terdapat pada karakter umur berbunga betina, panjang buah, diameter buah, kadar gula, dan jumlah biji. Berdasarkan hasil penelitian genotip yang mempunyai potensi tinggi untuk dikembangkan pada tahap pemuliaan selanjutnya yaitu genotip G1.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ZAINUL ARIFIN |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | heritabilitas, keragaman genetik, melon |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 08:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:22 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31607 |
