TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (386kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23095-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (951kB)
Abstract
Pariwisata merupakan suatu aktivitas yang kompleks, yang dapat dipandang sebagai suatu sistem yang besar, yang mempunyai berbagai komponen seperti ekonomi, politik, social, budaya, dan seterusnya. Melihat pariwisata sebagai suatu sistem, berarti analisis mengenai berbagai aspek kepariwisataan tidak biasa dilepaskan dari subsistem yang lain, seperti politik, ekonomi, budaya, dan seterusnya, dalam hubungan saling ketergantungan dan sailng terkait (interconnectedness). Sumenep, sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki perhatian yang cukup bagus terhadap perkembangan pariwisata, juga memiliki banyak destinasi unggulan seperti pantai Sembilan, Gili labak, wisata Bukit Tinggi dan sebagainya. Konsep pariwisata yang dikembangkan oleh kabupaten sumenep ini adalah pariwisata berkearifan lokal yang sarat dengan nilai- nilai Islam. Wisata Bukit Tinggi, misalnya, memiliki komitmen yang cukup tinggi dalam pengembangan destinasi wisatanya dan penerapan nilai -nilai islam didalamnya. Ada yang menarik dalam proses pengembangan wisata di destinasi ini yaitu pengelola destinasi wisata Bukit Tinggi ini melibatkan anak muda dan masyarakat setempat dalam proses pengembanga ini, karena itu maka menarik untuk dikaji bagaimana pengembangan wisata ini jika dikaji dari perspektif Maqasid al Syariah.
Riset ini menggunakaan metode penelitian kualitatif dengan situs penelitian meliputi dokumen kebijakan pariwisata Sumenep serta survei lapangan langsung ke destinasi wisata Bukit Tinggi. Data penelitian primer dan sekunder diperoleh dengan metode dokumentasi dan wawancara mendalam (depth interview). Metode analisis memadukan antara studi literatur (konten), analisis dokumen dari regulasi pemerintah kabupaten/dinas pariwisata setempat serta analisis dan komparasi data dengan lapangan tempat survei penelitian.
Penelitian ini menghasilkan bahwa Dengan adanya destinasi wisata Bukit Tinggi banyak manfaat yang diterima oleh masyarakat setempat, serta dengan adanya destinasi wisata dapat memberikan lapangan pekerjaan baru yang dulunya masyarakat bermata pencaharian sebagai petani kini mereka juga dapat membuka usaha-usaha dengan berjualan atau bekerja di area Wisata, dan bagi masyarakat yang belum punya pekerjaan dapat berwirausaha di area wisata serta dapat mengurangi angka pengangguran di daerah Desa Daramista. Hifdz Mal dengan cara mengembangkan harta. Wisata bukit tinggi tidak hanya mengembangkan wisata alamnya, akan tetapi distinasi pengembangan wisatanya mencakupi pengembangan harta juga demi kemakmuran perekonomian masyarakat dan mencegah dari pengangguran warga disana.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARAFAT SANJANI |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Bukit Tinggi, Ekonomi Islam, Wisata Syariah, Sumenep |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3145 |
