TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40257-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (543kB)
Abstract
Pengelolaan persediaan obat di RSUD Dr. Mohammad Zyn Sampang masih menghadapi permasalahan berupa terjadinya stockout, pembelian darurat dengan biaya lebih tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perencanaan kebutuhan dan pengendalian persediaan yang lebih efektif untuk menjamin ketersediaan obat dan meningkatkan efisiensi biaya. Penelitian ini menggunakan metode peramalan dan Economic Order Quantity (EOQ) dengan mempertimbangkan shortage cost karena mampu memperkirakan kebutuhan obat serta menentukan jumlah pemesanan yang optimal dengan mempertimbangkan risiko kekurangan persediaan yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data historis pemakaian sepuluh jenis obat periode 2024–2025. Metode peramalan yang digunakan adalah Moving Average dan Exponential Smoothing, kemudian dipilih metode terbaik berdasarkan nilai MAD, MSE, dan MAPE. Hasil peramalan digunakan sebagai dasar perhitungan EOQ, Safety Stock, Reorder Point, dan Total Inventory Cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data obat memiliki pola horizontal. Metode Moving Average menjadi metode terbaik untuk delapan jenis obat, sedangkan Exponential Smoothing terbaik untuk dua jenis obat. Penerapan EOQ yang mempertimbangkan shortage cost menghasilkan kebijakan persediaan yang lebih optimal, menurunkan risiko stockout, dan menghemat biaya persediaan sebesar Rp4.832.472,27 dimana TIC sebelum menggunakan EOQ yang mempertimbangkan shortage cost sebesar Rp6.217.518,79 dengan hasil TIC setelah menggunakan EOQ mempertimbangkan shortage cost sebesar Rp1.385.046,53. Penelitian ini mendukung pencapaian SDGs poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan metode kuantitatif yang inovatif dalam pengelolaan persediaan obat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YOSSI M.L SIMANJUNTAK |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Peramalan, EOQ, Shortage Cost, Persediaan Obat, Total Inventory Cost |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 08:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31433 |
