SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK GULA KRISTAL PUTIH (GKP) PT. MADUBARU BANTUL YOGYAKARTA (LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG

Anisa Kholistiyani (2026) SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUK GULA KRISTAL PUTIH (GKP) PT. MADUBARU BANTUL YOGYAKARTA (LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-40256-220331100006_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-40256-220331100006_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Gula merupakan komoditas pangan pokok di Indonesia dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. PT. Madubaru yang menaungi Pabrik Gula (PG) Madukismo di Bantul, Yogyakarta, memegang peranan strategis dalam menyuplai kebutuhan gula regional. Kelancaran proses bisnis agroindustri ini sangat bergantung pada keterkaitan yang efektif antar-aktor di sepanjang rantai nilai. Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL) ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum operasional PT. Madubaru serta menganalisis penerapan Supply Chain Management (SCM) pada produk Gula Kristal Putih (GKP). Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan staf dan pembimbing lapangan, serta dokumentasi arsip perusahaan.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan SCM di PG Madukismo terbagi menjadi tiga komponen utama, yaitu rantai pasok hulu (upstream), internal, dan hilir (downstream). Pada sisi hulu, pengadaan bahan baku tebu melibatkan tiga kategori pemasok utama, yaitu Tebu Rakyat Mandiri (TRM) dengan sistem bagi hasil lelang 66:34, Tebu Kemitraan (KMT) di atas lahan sewa, dan Tebu Luar Daerah (TLD) untuk memenuhi kekurangan kapasitas giling. Aliran material masuk diatur ketat menggunakan sistem First In First Out (FIFO) serta penilaian mutu tebu berbasis rafraksi. Pada rantai internal, proses pengolahan GKP melalui tujuh stasiun utama, mulai dari emplasmen, pemerahan, pemurnian menggunakan bahan pendukung seperti belerang dan asam posfat, penguapan, kristalisasi, pemutaran, hingga penyelesaian. Pada sisi hilir, distribusi produk jadi diklasifikasikan menjadi gula petani, gula PT. Madubaru, dan gula retail kemasan 1 kg yang didistribusikan melalui Pre-Order (PO) menggunakan moda transportasi darat. Aliran finansial dan informasi dikelola secara terpusat untuk menjaga profitabilitas pemegang saham. Perusahaan juga telah menerapkan prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan by-product berupa ampas tebu untuk bahan bakar boiler dan tetes tebu (molasses) untuk bahan baku Pabrik Spiritus. Secara keseluruhan, integrasi manajemen rantai pasok di PT. Madubaru berjalan dengan sangat terstruktur.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Anisa Kholistiyani
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords Gula Kristal Putih; Rantai Pasok; PT. Madubaru; Petani Tebu; Manajemen Distribusi
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 08:10
Last Modified 24 Oct 2026 17:21
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31432

Actions (login required)

View Item
View Item