TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40249-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (470kB)
Abstract
Mesin Rotary Kiln merupakan peralatan utama dalam proses produksi semen yang beroperasi secara kontinu sehingga keandalannya perlu dijaga untuk menghindari gangguan produksi. Kerusakan pada komponen Rotary Kiln dapat menyebabkan downtime yang berdampak pada menurunnya efektivitas operasi perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi perawatan yang tepat untuk menjaga keandalan mesin dan meminimalkan potensi terjadinya kerusakan.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kritis pada mesin Rotary Kiln serta merancang strategi perawatan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance II (RCM II). Data yang digunakan berupa data kerusakan dan perbaikan mesin Rotary Kiln periode Januari 2023–Desember 2025. Identifikasi komponen kritis dilakukan menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), sedangkan penentuan strategi perawatan dilakukan berdasarkan tahapan analisis RCM II.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen kritis pada mesin Rotary Kiln, yaitu Firebrick Lining, Primary Fan, dan Main Drive. Berdasarkan analisis RCM II, strategi perawatan yang direkomendasikan untuk seluruh komponen kritis adalah Scheduled On Condition Task berupa inspeksi berkala. Interval inspeksi yang direkomendasikan untuk firebrick lining adalah 394,41 jam operasi (16 hari), primary fan 1.012,75 jam operasi (42 hari), main drive 1.178,32 jam operasi (49 hari). Rancangan interval tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan perawatan guna menjaga keandalan mesin Rotary Kiln dan mengurangi risiko kerusakan yang tidak terencana. Penelitian ini juga mendukung pencapaian SDGs poin 9, yaitu Industry, Innovation and Infrastructure, melalui upaya peningkatan keandalan peralatan industri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD BINTANG RAMA DHAIFULLAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Reliability Centered Maintenance II; FMEA; komponen kritis; strategi perawatan |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 08:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31406 |
