TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-32657-200541100020_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Remaja saat ini telah memiliki standarnya untuk melakukan hubungan berpacaran. Oleh karena itu, banyak dari remaja yang akhirnya terjerat dalam perilaku pacaran berisiko. Adapun salah satu penyebabnya karena akses informasi yang tidak difilter sehingga memberikan ruang remaja untuk menormalisasi bahwa berpacaran dan berpelukan dengan pasangan adalah hal yang wajar. Normalisasi tersebut dapat disebabkan oleh adanya kecemasan atau ketakutan individu untuk melewatkan suatu kegiatan atau pengalaman menarik dan menantang atau yang biasa disebut fear of missing out (FoMO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fear of missing out dengan perilaku pacaran berisiko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja di Kabupaten Malang sejumlah 100 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala fear of missing out yang mengacu pada aspek fear of missing out menurut Przybylski, Murayama, DeHaan dan Gladwell (2013) dengan reliabilitas 0,933 dan skala perilaku pacaran berisiko mengacu pada aspek perilaku pacaran berisiko menurut Santrock (dalam Farisa, T.d., dkk, 2013) dengan reliabilitas 0,977. Teknik analisis data menggunakan Product Moment Pearson dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil yang diperoleh koefisien korelasi r sebesar 0,709 dengan signifikansi 0,00 (p< 0,05) artinya hipotesis diterima. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara fear of missing out dengan perilaku pacaran berisiko pada remaja di Kabupaten Malang, artinya semakin tinggi fear of missing out semakin tinggi perilaku pacaran berisiko dan sebaliknya semakin rendah fear of missing out semakin rendah perilaku pacaran berisiko pada remaja di Kabupaten Malang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AROFAH |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Fear of Missing Out; Perilaku Pacaran Berisiko; Media Sosial; Remaja di Kabupaten Malang |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3121 |
