TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (924kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (550kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31123-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
Abstract
Bakteri laut merupakan sumber yang potensial untuk komersialisasi zat bioaktif dan dapat digunakan untuk pengolahan biologis. Bakteri Vibrio sp merupakan bakteri patogen yang menyebabkan penyakit vibriosis pada udang dan memberi dampak menurunya hasil pendapatan para petambak. Perlu dilakukan kajian dan penelitian untuk mengatasi permasalahan mengenai hal tersebut. Desa Tanjung dan Desa Perasnggrahan memiliki peluang di bidang biofarmasi sebagai penyedia bakteri halofilik yang memiliki potensi untuk menghambat aktivitas bakteri Vibrio sp. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bakteri halofilik berdasarkan jenis koloni pada perairan Desa Tanjung dan Desa Pesanggrahan, menganalisis kisaran zona hambat bakteri halofilik ekstrim dalam menghambat aktivitas bakteri Vibrio sp, menganalisis perbedaan zona hambat yang dihasilkan dari koloni bakteri halofilik ekstrim yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksploratif berupa isolasi bakteri, uji antibakteri terhadap Vibrio sp, dan uji biokimia bakteri. Bakteri halofilik yang diisolasi dari perairan Desa Tanjung dan Pesanggrahan mempunyai ciri morfologi koloni yang sama pada warna (merah muda dan merah tua), opacity (opaque), form (circular), dan margin (entire). Isolat bakteri pada perairan Desa Tanjung mempunyai elevasi raised dengan permukaan halus dan berkilau, sedangkan perairan Desa Pesanggrahan mempunyai elevasi convex dengan permukaan halus dan halus serta berkilau. Luas zona hambat bakteri halofilik terhadap Vibrio sp yang tertinggi pada isolat T1 dengan rata-rata sebesar 2,51mm sedangkan kisaran zona hambat terendah terdapat pada isolat K1 dengan rata-rata sebesar 1,55mm. Hasil tersebut termasuk dalam katagori lemah karena hasilnya <5mm. Tidak terdapat perbedaan besaran zona hambat yang signifikan pada koloni bakteri yang berbeda
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARUM ARTIKA SARI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | BAKTERI;HALOFILIK;ANTIBAKTERI;VIBRIO;SP |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31094 |
