TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (487kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21286-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Melon merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia, terbukti dengan produksi tanaman melon yang mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir. Kendala budidaya salah satunya keberadaan benih. Ketersediaan benih melon di Indonesia belum memenuhi kebutuhan benih dalam negeri. Upaya untuk meningkatkan produksi benih melon dengan menggunakan metode pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi, produksi dan nilai duga heritabilitas kandidat melon hibrida Madura yang sesuai untuk dikembangkan di Madura. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pangongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang yang dilaksanakan pada bulan Desember 2020 – Februari 2021 pada musim hujan. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor perlakuan menggunakan 9 genotip melon yang terdiri dari 6 galur kandidat melon hibrida Madura (G1, G2, G3, G4, G5 dan G6) dan 3 varietas pembanding (Anvi F1, Madesta F1 dan Orange F1). Hasil data pengamatan dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf uji F 5% yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter pada penelitian yaitu umur berbunga, umur panen, bobot buah, hasil buah per hektar, panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, kadar brix buah dan jumlah biji). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa genotip yang paling unggul yaitu G1 karena memiliki keunggulan pada umur berbunga (14 HST), umur panen (64 HST), kadar brix buah (8,48 %), bobot buah (1,20 kg) dan hasil buah per hektar (28,54 ton/ha). Nilai heritabilitas pada penelitian ini dibagi menjadi 2 kategori, yaitu heritabilitas sedang (umur berbunga, bobot buah, hasil buah per hektar, panjang buah, tebal daging buah dan kadar brix buah) dan heritabilitas tinggi (diameter buah dan jumlah biji).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IMROATUL FADILAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Melon (Cucumis melo L.);Penampilan buah;Heritabilitas |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/31061 |
