TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (387kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037- Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (661kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31093-200351100037-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
Abstract
Ikan lele sangkuriang merupakan keturunan dari lele dumbo yang dihasilkan dari proses silang balik dengan mengawinkan induk ikan lele dumbo betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Budidaya ikan lele sangkuriang merupakan bisnis yang banyak dilakukan oleh para pembudidaya, karena budidaya ikan lele sangkuriang dapat dilakukan dengan modal yang relatif kecil dan pemasaran yang mudah. Permasalahan yang muncul dari kegiatan budidaya adalah air limbah apabila dibuang ke badan air tanpa dilakukan perlakuan terlebih dahulu akan menyebabkan menurunnya kualitas air lingkungan akibat dari kandungan amonia dari limbah tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis probiotik terhadap kandungan amonia pada buangan air limbah pada budidaya ikan lele sangkuriang Data kandungan amonia diuji pada minggu pertama dan minggu keempat selama 28 hari dengan empat perlakuan yaitu K (tanpa perlakuan), F (Probiotik Fiyspro) 5ml/L, E (Probiotik EM4) 5ml/L, dan T (Kangkung Air) 5 batang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa probiotik EM4 (perlakuan E) memberikan hasil efisiensi penurunan tertinggi pada amonia (NH3) yakni sebesar 60,49% dan menetralkan pH dibandingkan pada perlakuan K (Kontrol), F (Probiotik FiyshPro), dan T (Kangkung Air). Perlakuan FiyshPro, EM4, dan Tanaman kangkung air dan kontrol berbeda nyata pada parameter pH pagi dan pengujian amonia sedangkan pada parameter pH sore, suhu dan oksigen terlarut tidak berbeda nyata.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LAILATUL BADRIYAH |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Kangkung air, Kualitas air, Limbah Budidaya Ikan lele Sangkuriang, Probiotik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30981 |
