TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (398kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (564kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (442kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-Ajeng Trisna Widuri penutup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-ajeng trisna widuri daftar pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21256-ajeng trisna widuri LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara maritim dengan cakupan wilayah lautan yang sangat luas. Sektor laut dan cakupan yang sangat luas menjadi salah satu faktor pendorong adanya kegiatan manusia dibidang kelautan. Beberapa informasi mengenai kondisi laut sangat dibutuhkan dalam mendukung segala kegiatan kelautan di Indonesia, salah satunya merupakan informasi mengenai pasang surut air laut. Ketersediaan data pasang surut hasil pengukuran lapang dan model prediksi pasang surut yang ada masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan luasan perairan laut Indonesia. Pemodelan pasang surut merupakan salah satu alternatif informasi yang dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai kondisi pasang surut sekarang dan yang akan datang. Banyak model-model prediksi pasang surut yang dapat digunakan dengan tingkat keakurasian dan error yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keakurasian model prediksi pasang surut dari MIKE 21 dan Least Square. Pasang surut perairan Pulau Bawen digunakan sebagai lokasi percontohan uji akurasi model perediksi pasang surut. Hasil analisis menunjukkan bahwa model prediksi pasang surut MIKE 21 memiliki persentase error sebesar 0.026146 %, sedangkan model prediksi Least Square memiliki persentase error sebesar 0.01337%, hal ini menunjukkan model Least square memberikan keakurasian yang lebih baik dibandingkan dengal model prediksi MIKE 21.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AJENG TRISNA WIDURI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Pasang Surut, Prediksi Pasang Surut, MIKE 21, Least Square |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30953 |
