TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (77kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (602kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40132-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
Abstract
Jagung merupakan komoditas pangan strategis yang berperan sebagai sumber karbohidrat sekaligus protein nabati. Peningkatan produktivitas perlu diikuti perbaikan kualitas gizi biji (khususnya kandungan protein biji) sehingga diperlukan informasi hubungan antara karakter agronomi dan kandungan protein pada plasma nutfah jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakter agronomis kuantitatif dan kandungan protein biji pada 30 aksesi plasma nutfah jagung menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan multivariat guna mengidentifikasi karakter utama yang berkontribusi terhadap peningkatan kandungan protein. Sebanyak 30 galur jagung dievaluasi menggunakan 14 karakter yang mencakup kandungan protein biji, karakter fenologi, morfologi tanaman, komponen hasil, dan produksi per hektar. Hasil penelitian membuktikan adanya keragaman genetik yang luas pada 30 genotipe jagung yang ditunjukkan oleh pengaruh genotipe yang sangat nyata (p<0,01) pada seluruh karakter yang diamati serta perbedaan rerata yang nyata berdasarkan uji HSD 5%. Korelasi fenotipik menunjukkan bahwa produksi per hektar berkorelasi kuat dengan sebagian besar karakter yang diuji kecuali pada kandungan protein biji dan jumlah daun sedangkan kandungan protein biji cenderung memiliki hubungan yang lemah terhadap karakter hasil tertentu sehingga mengindikasikan potensi trade-off pada kandungan protein biji. Analisis PCA menunjukkan keragaman genotipe dijelaskan oleh dua dimensi utama yaitu dimensi pertama terdiri dari 12 karakter dan dimensi kedua terdiri dari kandungan protein biji dan jumlah daun. Performa rerata dan pemetaan PCA–biplot menunjukkan G28, G29 dan G22 terpilih menjadi kandidat kandidat genotipe unggul untuk perakitan varietas dan sebagai tetua dalam program pemuliaan jagung berprotein dan berdaya hasil tinggi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WASILATUL KAMILIA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | maize germplasm; kernel protein content; phenotypic correlation; principal component analysis; agronomic traits |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30937 |
