TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-ABSTRAC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (45kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-APPENDICES (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (517kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31079-COVER (3).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
Abstract
Makanan tradisional merupakan makanan yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki fungsi sebagai identitas masyarakat. Salah satu makanan tradisional yang cukup populer di Tuban yaitu dumbeg yang pemasarannya masih dilakukan secara offline. Sehingga menjadikan dumbeg kurang dikenal masyarakat luas terutama adalah generasi muda yang lebih tertarik dengan makanan modern. Oleh sebab itu diperlukan model bisnis untuk mengembangkan usaha dumbeg. Strategi pengembangan bisnis yang efisien dan mudah dipahami yaitu Business Model Canvas (BMC). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan BMC pada usaha dumbeg dan menentukan strategi pengembangan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode SWOT. Penerapan BMC pada bisnis makanan tradisional dumbeg terdapat 4 customer segment, 8 value propositions, 2 channels, 3 customer relationships, 4 revenue streams, 3 key resources, 5 key activity, 5 key partners, dan 3 cost structure. Strategi bisnis yang dilakukan masih secara langsung dan media komunikasi yang digunakan hanya whatsapp/telp. Hasil analisis SWOT berada pada kuadran I dengan strategi SO, diantaranya meningkatkan kualitas dumbeg dan sistem pelayanan yang baik, melakukan pendaftaran usaha dan label/merek, melakukan promosi dengan memanfaatkan media sosial, mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, melakukan kerja sama dengan supermarket ataupun pedagang-pedagang dilokasi wisata, aktif mengikuti pameran atau festival produk, dan menambah modal. Strategi tersebut digunakan untuk perbaikan setiap elemen BMC.Sehingga terdapat 6 customer segments, 12 value propositions, 4 channels, 6 customer relationships, 5 revenue streams, 4 key resources, 9 key activities, 7 key partners, and 4 cost structures
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DARMINI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Business model canvas, Dumbeg, SWOT analysis, business development strategy |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 06:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30934 |
