TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Conclusin.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21242-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Buwuhan adalah salah satu tradisi yang terdapat di desa Gangseyan, pada kajian us}ul ‘al-fiqh tradisi biasa disebut dengan ‘Urf yakni suatu kebiasan yang telah dilakukan secara terus menerus oleh sekelompok masyarakat dalam kehidupannya. Sedangkan Buwuhan adalah suatu tradisi yang pada awal mulanya hanya sebatas tolong-menolong antar masyarakat ketika ada yang melakukan hajat, umumnya para tamu undangan yang datang memberikan hadiah baik berupa barang atau uang kepada ṣāhibul hajat. Namun seiring berjalannya waktu pemeberian tersebut dicatat oleh ṣāhibul hajat dalam buku khusus Buwuhan untuk dikembalikan dikemudian hari, hal itu lah yang melatarbelakangi pergeseran atau perubahan dalam tradisi Buwuhan yang awalnya hanya sebatas tolong-menolongmerubah menjadi sebuah perjanjian. Sehingga peneliti memberi skripsi ini dengan judul “Implementasi akad Qardh pada hutang-piutang dengan sistem Buwuhan (studi Kasus Desa Gangseyan Kecamatan Sepulu kabupaten Bangkalan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek hutang-piutang dengan sistem Buwuhan yang kemudian akan di kaji atau dianalisa menggunakan akad qardh.
Untuk mendeskripsikan hal tersebut peneliti menggunakan penelitian secara Kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakan metode penelitian lapangan atau (Field Research) Karena peneliti harus terjun setraterlibat langsung dengan masyarakat dan analisis dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, untuk mengulas tentang tradisi Buwuhan tersebut, kemudian sumber data yang digunakan yakni sumber data primer dan skunder dan untuk pengumpulan datanya menggunakan teknik pengumpulan data Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Buwuhan adalah Tradisi yang awalnya hanya sebatas tolong-menolong antar masyarakat kemudian lambat laun berubah menjadi hutang-piutang, Buwuhan umumnya dilakukan saat acara-acara tertentu, dan barang yang di Buwuhkan biasanya berupa uang, sembako, dll. Dalam Tradisi Buwuhan ada keharusan atau kewajiban untuk mengembalikan Buwuhan atau barang-barang yang di Buwuhkan, dan hal iu tidak bertentangan dengan teori akad Qardh karena secara tidak langsung Buwuhan sudah menjadi kontrak sosial dalam masyarkt yakni sebagai hutang-piutang, dan secara pengertian, rukun dan syarat Qardh juga telah terpenuhi dalam tradisi Buwuhan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUAVIA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci: Tradisi Buwuhan, Hutang-Piutang, dan Akad Qardh. Keyword: Buwuhan Tradition, Accounts Payable, and Qard Contract |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 05:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30894 |
