TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (570kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (981kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (589kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-REFERENSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (889kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (813kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (697kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31053-CHAPTER 2-.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
Abstract
Madura memiliki perbukitan batu kapur yang dijadikan kawasan pertambangan yang tersebar di semua kabupaten, hal itu juga menjadi salah satu potensi sumber daya alam yang dimiliki. Pertambangan batu kapur melibatkan para pekerja yang berada disekitar pertambangan, risiko- risiko bagi pekerja pertambangan batu kapur cukup besar seperti kecelakaan kerja serta gangguan pernafasan akibat debu yang berada di pertambangan sehingga penting diterapkannya keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja pertambangan batu kapur. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana pelaksanaan serta upaya keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja pertambangan batu kapur di Kabupaten Pamekasan.rnMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, yang berlokasi di Kabupaten Pamekasan Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Larangan dengan pendekatan sosiologi hukum. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan studi kepustakaan, kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.rnHasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja pertambangan batu kapur belum sepenuhnya memenuhi syarat-syarat Keselamatan Kerja berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti dalam menyiapkan Alat Pelindung Diri untuk mencegah dari kecelakaan kerja yang rawan terjadi saat melakukan pekerjaan. Seharusnya dilakukan upaya dalam pemenuhan hak keselamatan kerja dilakukan oleh pekerja sendiri berupa tuntutan oleh pekerja dengan menuntut haknya untuk mendapatkan fasilitas alat pelindung diri, akan tetapi rendahnya pemahaman oleh pekerja sehingga tuntutan yang dilakukan oleh pekerja tidak secara langsung kepada pengusaha yang dalam hal ini merupakan kewajibannya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AISYAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Perlindungan pekerja, Pelaksanaan, Keselamatan dan kesehatan kerja |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 05:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30852 |
