BUDIDAYA TANAMAN BAYAM MERAH ( Amaranthus Tricolor) DAN BAYAM HIJAU ( Amaranthus Viridia ) DI FARM HIDRPONIK LAMONGAN

Wahyudi Firmansyah (2024) BUDIDAYA TANAMAN BAYAM MERAH ( Amaranthus Tricolor) DAN BAYAM HIJAU ( Amaranthus Viridia ) DI FARM HIDRPONIK LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-32642-210311100074-Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-32642-210311100074-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Bayam merah Amaranthus tricolor L. adalah tanaman sayuran asli
Amerika tropis. Bayam dimanfaatkan untuk bahan makanan yang mengandung
protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B, dan sumber garam mineral seperti zat
besi, fosfor, dan kalsium Nirmalayanti et al., 2017 ). Permintaan bayam merah
terus meningkat di berbagai daerah, terutama di perkotaan. Untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat, produksi bayam merah harus ditingkatkan dengan
meminimalkan serangan hama yang juga merupakan faktor pembatas produksi
tanaman Ansar et al., 2020 ). Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan hasil bayam merah, antara lain menggunakan varietas unggul
diimbangi dengan pemupukan dan pengendalian hama yang tepat.
Kandungan metabolit sekunder pada daun bayam di Indonesia banyak mengandung
komponen antioksidan antara lain karotenoid, vitamin C, flavonoid, dan polifenol.
Senyawa antioksidan sebagai neuroprotektif dalam menurunkan stres oksidatif (
Khanam Oba, 2014 ). Salah satu kandungan metabolit sekunder dari daun bayam
dapat berkhasiat sebagai antiinflamasi yaitu flavonoid Isrul dkk., 2020 ). Metabolit
sekunder akar pada bayam liar mengandung aktivitas antivirus dan antinosiseptif (
Kumar dkk., 2014; Obi dkk., 2014 ). Dalam perkembangan bayam selanjutnya,
tanaman bayam dikenal sebagai bahan pangan sumber protein dan dimanfaatkan
untuk bahan dasar obat tradisional dalam jumlah yang sangat rendah, terutama
untuk negara-negara berkembang, salah satunya yaitu di Indonesia Kaleka, 2015
). Bayam merupakan jenis sayuran Indonesia yang dibudidayakan masyarakat
cenderung dalam skala kecil dan bersifat lokal, namun tanaman tersebut
mempunyai resistensi yang tinggi terhadap patogen.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Wahyudi Firmansyah
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Klasifikasi ; bayam merah ; bayam hijau
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:00
Last Modified 24 Oct 2026 16:46
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3078

Actions (login required)

View Item
View Item