TRUNOJOYO-KP-21194-180321100031-LAPORAN PKL_FEBRIANA_180321100031.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan internet menjadi cara baru untuk berkomunikasi di
masyarakat. Saat ini media sosial datang dan mengubah pandangan
berkomunikasi dalam masyarakat. Dengan adanya Instagram, Twitter, Google,
dan sejenisnya, tanpa harus bertemu pun, orang-orang dapat saling berinteraksi.
Perkembangnya perekonomian pada saat ini tentu tetap adannya kesetaraan
antara perkembangana di daerah perkotaan dengan perkembangan yang ada
didaerah perdesaan. Perbaikan tingkat kehidupan masyarakat mencapai dengan
melalui pembangunan ekonomi, yang pada dasarnya perekonomian di daerah
perkotaan dikenal sebagai pusat kegiatan pemerintahan, kebudayaan,
perdagangan serta perindustrian. Sedangkan pada daerah pedesaan penduduk
yang mayoritas kegiatan atau pekerjaannya hanyalah sebagai petani dan
berladang. Oleh karena itu potensi terbesar ada pada daerah pedesaan, dan
perkembangan perekonomian di pusat dapat dikatakan tergantung kepada
perekonomian yang ada di daerah desa desa (Soepamo, 1977).
Internet menjadi cara baru untuk komunikasi di masyarakat. Saat ini
media sosial datang dan mengubah pandangan berkomunikasi dalam
masyarakat. Dengan adanya Instagram, Twitter, Google, dan sejenisnya, tanpa
harus bertemu pun, orang-orang dapat saling berinteraksi. Jarak bukan menjadi
hambatan untuk berkomunikasi. Teman yang sudah lama tidak bertemu pun
dapat saling menjalin komunikasi kembali dalam dunia maya. Semua orang bisa
menggunakan media sosial karena penggunaannya yang sangat mudah(Dwi,
2011). Dengan begitu, adanya Covid-19 tidak menjadi sebuah alasan untuk tidak
saling berinteraksi.
Website desa merupakan sebuah program dari Kementrian Komunikasi
dan Informasi yang menyediakan domain gratis untuk satu tahun dengan domain
desa.id. Program ini diluncurkan untuk membantu pemerintah desa dan
pemberdayaan masyarakat didesa dalam penggunaan teknologi berbasis
internet. Pemerintah Indonesia pada tanggal 2 maret mengumumakan bahwa
telah ditemukan kasus covid-19. Sejak pada saat itu penyebaran mulai meluas
2
dan banyak korban jiwa berjatuhan. Dengan semakin tingginya kasus covid-19
setiap harinya, pemerintah menerapkan PSBB.
Kegiatan mulai dari pekerjaan, pendidikan dan lain-lain dilaksanakan
secara daring, termasuk juga pelaksanaan Prakter Kerja Lapang (PKL). Praktek
Kerja Lapang diwajibkan dilaksanakan di rumah masing-masing mahasiswa.
Dengan adanya kebijakan tersebut, maka penulis melakukan Praktek Kerja
Lapang (PKL) di Kantor Kepala Desa Langkap Kecamatan Burneh. Kantor Desa
tersebut merupakan Kantor Desa tempat tinggal penulis. Praktek Kerja Lapang
(PKL) pada Kantor Kepala Desa Langkap Kecamatan Burneh dilakukan untuk
mengembangkan media komunikasi berupa website dan media sosial. Hal itu
dilakukan sesuai dengan arahan untuk melaksanakan PKL secara mandiri di
rumah penulis.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Febriana |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Website; Media Sosial; BUMDES; Desa |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 05:19 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30749 |
