TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Chapter 1..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Chapter 2..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Chapter 3..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Chapter 4..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Conlusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-references.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21181-Appendices..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman pangan yang menjadi
komoditas penting yang dapat digunakan sebagai bahan baku utama untuk
industri pangan, pakan dan bahan baku energi serta industri lainnya. Pulau
madura merupakan suatu pulau yang berada di wiayah Jawa Timur yang kurang
lebih 300.000 hektar dengan produktivitas ditingkat petani yang masih rendah.
Rendahnya produktivitas jagung di Pulau Madura disebabkan oleh rendahnya
kesuburan tanah, curah hujan yang rendah serta belum terakitnya jagung unggul
yang sesuai dengan kondisi di Pulau Madura. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi penampilan fenotipe, dan mengestimasi variabilitas interaksi
genetik dan lingkungan, variabilitas fenotipe dan nilai duga heritabilitas beberapa
karakter agronomi hibrida silang puncak pada kondisi tercekam
kekeringan.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cenlecen Kecamatan Pakong
Kabupaten Pamekasan pada Bulan Desember 2020 hingga bulan Maret 2021,
yang bertepatan pada musim hujan. Rancangan yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan
menggunakan 10 genotip yang diulang sebnayak 3 ulangan. Analisis data pada
penelitian ini menggunakan analysisof variance (ANOVA) dengan taraf 5%,
apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut dengan uji lanjut
DMRT dengan taraf 5%. Hasil penelitan secara statistika menunjukkan bahwa
perlakuan genotip jagung berbeda nyata pada tinggi tanaman, tinggi letak
tongkol, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, ASI, waktu panen, bobot
tongkol panen, jumlah barisan pertongkol, jumlah tanaman panen, panjang
tongkol, diameter tongkol, bobot 1000 biji, kadar air panen. Nilai heritabilitas yang
tinggi ditemukan pada karakter tinggi tanaman, diameter tongkol, jumlah barisan
pertongkol, waktu panen, jumlah tanaman panen, bobot 1000 biji, kadar air
panen. Sehingga diperoleh kandidat yang sesuai ditanam di Pamekasan adalah
genotip 2 (G2).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FADLY |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | jagung, keragaman genetik. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 05:11 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30712 |
