TRUNOJOYO-KP-21171-170321100030-MAGANG MBKM_RAVIATUL FIRDA AFWA_170321100030.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Peternakan lebah madu merupakan usaha budidaya pada bidang
perternakan yang berpeluang memperoleh keuntungan tinggi terutama pada
masa pandemi Covid-19. Menurut Hadisoesilo (1991) lebah madu dapat
dibudidayakan secara tradisional maupun secara modern, mengingat budidaya
ini sangat menguntungkan dikarenakan Indonesia merupakan negara subur yang
ditumbuhi berbagai jenis tanamansebagai sumber pakan lebah.
Madu di indonesia mempunyai peluang pasar yang tinggi. Berdasarkan
tren permintaan madu di Indonesia diketahui bahwa adanya gaya hidup sehat
dapat membuat jumlah permintaan madu di Indonesia terus meningkat. Selain
itu gaya hidup masyarakat banyak yang ingin menghindari konsumsi gula dan
mengganti mengkonsumsi madu. Perubahan tren tersebut dikarenakan semakin
meningkatnya angka konsumsi madu di Indonesia, dari 10-15 gram menjadi 15-
20 gram per kapita per tahun. Masyarakat negara-negara maju lebih menyukai
madu dikarekan manfaat dan khasiatnya sehingga konsumsi mereka tinggi yang
mencapai ratusan gram perkapita tiap tahunnya. Sedangkan produksi madu di
Indonesia cukup rendah sekitar 1.000-1.500 ton pertahun, dengan kata lain
Indonesia kekurangan dalam ketersediaan madu sebesar 1.400-2.100 ton
pertahun.
Usaha budidaya madu mampunyai prospek usaha yang baik mengingat
pangsa pasarnya cukup luas, sehingga banyak peternak yang bersaing dalam di
bidang usaha ini. Hasil madu dianggap sangat menjanjikan dan berpeluang
besar sebagai usaha yang dapat menguntungkan, namun masih banyak
peternak lebah madu yang menjual hasil madunya tanpa mengolahnya terlebih
dahulu bahkan tak memikirkan kualitasnya, dari situlah membuat posisi petani
lebah madu menjadi lemah dan memperoleh keuntungan rendah. Badan
Standarisasi Nasional (BSN) menetapkan standar mutu madu di Indonesia
dengan tujuan untuk menjamin dan menjaga mutu serta keamanan produk di
pasaran (Adalina, 2017).
PT Kembang Joyo Sriwijaya dikenal sebagai salah satu perusahaan di
Indonesia yang bergerak dibidang peternakan lebah, menjual produk yang
dihasilkan dari lebah dengan standar mutu yang baik dan higienis. PT Kembang
2
Joyo Sriwijaya bergerak dalam bidang penanganan pasca panen, pemasaran
hasil lebah madu beserta produk turunan lebah madu dan herbal, ekspor impor
dan perkebunan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Raviatul Firda Afwa; Ajeng Arum Putri Wulan Sari; Aulia Adetya; |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | MANAJEMEN AGRIBISNIS; LEBAH MADU |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 05:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:21 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30680 |
