TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (388kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40017-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaktercapaian target produksi pupuk Interflor di PT. Kusuma Dipa Nugraha akibat sistem pengendalian persediaan bahan baku yang masih berbasis perkiraan. Kondisi tersebut menyebabkan ketidakefisienan biaya dan berpotensi menghambat keberlanjutan proses produksi. Penelitian ini bertujuan menentukan kuantitas dan interval pemesanan yang optimal serta meminimalkan total biaya persediaan dengan mempertimbangkan kendala kapasitas gudang dan biaya kekurangan persediaan (shortage cost). Metode yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ) multi-item berbasis algoritma genetika. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan peramalan kebutuhan menggunakan metode time series, pengujian akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan optimasi model EOQ multi-item yang diimplementasikan pada Google Colab. Hasil optimasi menunjukkan kuantitas pemesanan optimal untuk Kalsium, Clay, dan Urea masing-masing sebesar 8.000 kg, Fosfat 12.000 kg, Kalium Klorida (KCL) 4.000 kg, serta Dolomit 39.999,78 kg dengan total kuantitas pemesanan 79.999,78 kg. Interval pemesanan optimal yang diperoleh adalah 1,3461 bulan atau setara 41 hari. Total biaya persediaan minimum sebesar Rp1.225.274.484,66 yang terdiri atas biaya pembelian Rp1.158.902.500,00, biaya pemesanan Rp57.944.900,00, biaya penyimpanan Rp3.737.618,39, dan biaya kekurangan persediaan Rp9.378.932,55. Solusi optimal diperoleh pada generasi ke-26 dengan seluruh kendala terpenuhi. Hasil penelitian ini mendukung pencapaian SDG 9 melalui penerapan inovasi dalam pengelolaan persediaan dan SDG 12 melalui peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya serta pengurangan pemborosan dalam proses produksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SAD NUROJAB AGUSTIONO |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Persediaan Bahan Baku EOQ Multi-Item Algoritma Genetika Optimal Pemesanan. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 04:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30452 |
