TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (757kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (264kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (480kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (775kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Chapter6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (668kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21100-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekonomi dan pola konsumsi keluarga buruh pabrik PT. Bumi Menara Internusa Lamongan. Lokasi penelitian berada di Desa Srirande Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan informan kepala keluarga yang menjadi buruh pabrik PT. Bumi Menara Internusa Lamongan dan istrinya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam karakteristik ekonomi keluarga pendapatan lebih besar daripada pengeluaran sehingga akan terbentuk tabungan. Dari pendapatan yang diterima diperoleh dari upah pabrik dan hasil panen sawah. Pendapatan utama hanya cukup untuk kebutuhan konsumsi maka mencari pendapatan sampingan agar terbentuk tabungan. Kepala keluarga bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan istri mengelola pendapatan untuk belanja kebutuhan atau simpanan uang. Pengeluaran keluarga diperoleh dari pengeluaran konsumsi primer dan sekunder yang lebih besar konsumsi sekunder serta tidak adanya konsumsi tersier. Istri merupakan pembuat keputusan dalam pengeluaran yang dijadikan prioritas. Tabungan yang dimiliki berbentuk uang tunai dan investasi berupa emas dan sawah digunakan sebagai cadangan keuangan. Alasan menabung karena adanya ketidakpastian pendapatan dan pengeluaran di masa depan yang sebagai pengaman finansial dan sebagai dana darurat. Besarnya konsumsi pangan ditentukan oleh selera yang terbilang seadanya dan telah memenuhi 2 gizi yaitu karbohidrat dan protein sehingga telah terbentuk keluarga yang sehat. Konsumsi non pangan ditentukan oleh faktor selera, gaya hidup sederhana serta lingkungan tempat tinggal di pedesaan sehingga tidak terjadi konsumtivisme. Kesejahteraan dari indikator konsumsi pangan dan non pangan dikatakan belum sejahtera tetapi dalam indikator subyektif dan obyektif telah mencapai kesejahteraan walau tidak pasti di masa depan, sehingga memunculkan harapan ke depan agar anaknya sukses untuk membantu perekonomian keluarga di masa yang akan datang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZORDA DEDY RAYANA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Pola Konsumsi;Buruh Pabrik |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 04:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30451 |
