TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (692kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-40016-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
Abstract
Proses perakitan payung plastik pada paku di CV Dua Raka dilakukan secararnmanual dengan mengandalkan tenaga manusia. Aktivitas perakitan meliputirnpenyusunan rangka payung, pemasangan paku sebagai penghubung komponen,rnpemasangan plastik penutup, serta proses pengecekan kualitas produk. Selama prosesrntersebut, pekerja umumnya bekerja dalam posisi duduk dengan dominasi gerakan padarntangan dan pergelangan, terutama saat melakukan aktivitas menekan, memukul ringan,rndan memutar komponen. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, beberapa pekerjarnsering mengeluhkan rasa nyeri dan ketegangan pada otot bagian atas tubuh, terutamarnpada bahu, punggung, dan pergelangan tangan. Hasil kuesioner Nordic Body Maprn(NBM) menunjukkan terdapat 13 bagian otot skeletal yang memiliki nilai di atasrnmedian (17,5), yang menandakan tingkat keluhan tinggi serta berpotensi menyebabkanrnMusculoskeletal disorders (MSDs). Untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi tingkatrnrisiko ergonomi pada aktivitas kerja tersebut, digunakan metode OWAS (OvakornWorking Analysis System) dan Job Strain Index (JSI). Metode OWAS berfungsi untukrnmenilai postur kerja secara keseluruhan, termasuk posisi punggung, lengan, kaki, danrnbeban yang diangkat, guna mengetahui kategori risiko yang memerlukan perbaikan.rnSedangkan metode JSI digunakan untuk menganalisis aktivitas manual yangrnmelibatkan tangan dan pergelangan dengan enam parameter utama, yaitu intensitasrntenaga, frekuensi gerakan, durasi, kecepatan kerja, postur pergelangan tangan, danrndukungan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja beradarnpada kategori risiko tinggi, sehingga diperlukan tindakan perbaikan segera terhadaprnpostur dan kondisi kerja. Upaya redesain metode kerja dilakukan dengan menyesuaikanrntinggi meja agar pekerja tidak perlu membungkuk, memperlebar area kerja, sertarnmenambahkan wadah atau rak kecil untuk menempatkan alat seperti palu dan paku agarrnposisi tangan lebih ergonomis.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DITA AMELIA |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Musculeskeletal disorders, OWAS, JSI, Redesain Metode Kerja. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 04:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30448 |
