TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-abstrak fix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (698kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (459kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (719kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-CHAPTER 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-Daftar pustak fix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-12462-informan baru fix.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (755kB)
Abstract
Moh. Andry Apriawan. 130531100055. Program Studi Ilmu Komunikasi. Makna Budaya Rokat Tase’ di Desa Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna budaya rokat tase’ di Desa Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Makna Budaya pada dasarnya merupakan nilai-nilai yang muncul dari proses interaksi antar individu. subjek dari peneltian ini adalah masyarakat dan para nelayan sekitar daerah pantai Camplong khususnya desa Tamba’an Camplong.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan criteria informan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna budaya rokat tase’ hanya sebagai sebuah hiburan semata. kurangnya minat masyarakat saat ini untuk ingin mengetahui makna apa yang sebenarnya di miliki dari budaya rokat tase’. Dan juga pemaknaan sesaji-sesaji yang digunakan dalam pelaksanaan upacara Rokat tase’ tersebut. Misalnya pemaknaan buah pisang sebagai lambing keiklasan, adanya nasi tumpeng sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan Pemakain dhemar sebagai lambang kejernihan supaya bersih dan berprilaku baik. Pemaknaan tersebut tidak lepas dari argument masyarakat bahwa sesuatu benda tersebut mempunyai nilai tertentu. Akan tetapi baik disadari atau tidak sebagian masyarakat Desa Tamba’an ada juga yang tidak mengerti makna symbol tersebut.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH ANDRY APRIAWAN |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Makna, Budaya, dan Rokat tase’ |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 03:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30350 |
